Jernang dari Indonesia akan bantu obati pasien di China lebih tepat waktu

Foto yang diabadikan pada 15 September 2022 ini menunjukkan sebuah pesawat Cathay Pacific Cargo mendarat di Bandar Udara Zhengzhou, Provinsi Henan, China tengah. (Sumber: Henan Province Airport Group Co., Ltd.)
Ekspor jernang Indonesia ke China semakin cepat dan lancar dengan tersedianya rute penerbangan kargo baru melalui Bandar Udara Zhengzhou di China tengah.
Zhengzhou, China (Xinhua) – Jernang, sejenis resin berwarna merah dari beberapa spesies rotan, sering digunakan dalam pengobatan tradisional China (traditional Chinese medicine/TCM) karena manfaatnya dalam mengobati penyakit perdarahan dan sejumlah jenis nyeri.Kini, pasien di China yang membutuhkan jernang akan bisa mendapatkan obatnya lebih tepat waktu, berkat rute penerbangan kargo baru yang mendatangkan jernang dari Indonesia ke Kota Zhengzhou, China tengah.Di pabrik Henan Qianfang Pharmaceutical Co., Ltd. yang terletak di Kota Yuzhou, Provinsi Henan, China tengah, para pekerja sedang melakukan persiapan untuk mengolah satu gelombang pengiriman jernang yang diimpor dari Indonesia seberat sekitar 475 kilogram. Saat ini, jernang tersebut sedang dalam proses pemeriksaan dan akan segera diolah.Pengiriman ekspor jernang Indonesia ini tiba di Bandar Udara Zhengzhou pada Kamis (15/9) dengan diangkut pesawat maskapai Cathay Pacific Cargo, yang menandai kali pertama bahan pengobatan dari Indonesia masuk Zhengzhou melalui rute penerbangan kargo."Lewat rute kargo penerbangan hanya membutuhkan waktu dua hari (dari Indonesia ke sini), dibandingkan dulu yang hampir satu bulan melalui pengiriman laut dari pelabuhan Tianjin dan pelabuhan lain," kata Dong Yuying, seorang petugas dari departemen impor bahan obat-obatan dari perusahaan Qianfang.Kota Yuzhou memiliki sejarah panjang dalam pembuatan obat tradisional China dan dijuluki ‘Kota Obat’. Berjarak tempuh sekitar dua jam dengan mobil dari Bandar Udara Zhengzhou, Yuzhou masih menjadi basis pusat dan distribusi serta pengolahan TCM penting di China."Perusahaan kami terutama memproduksi dan menjual TCM dalam bentuk pil maupun cairan jadi, dengan output tahunan melebihi 3.000 ton. Indonesia, Myanmar, Thailand, dan Pakistan adalah negara asal utama bagi kami untuk mengimpor bahan TCM," ujar Dong.
Foto menunjukkan sebuah gudang kargo di Bandar Udara Zhengzhou, Provinsi Henan, China tengah. (Sumber: Henan Province Airport Group Co., Ltd.)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

KKP-FAO sepakati kerja sama I-Fish hingga 2023
Indonesia
•
11 Jul 2021

Presiden Jokowi, Presiden MBZ resmikan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Indonesia
•
14 Nov 2022

Fokus Berita – UEA bangun Pusat Penelitian Mangrove Mohamed bin Zayed - Joko Widodo di Bali
Indonesia
•
21 May 2024

Fokus Berita – Pemilihan umum penting dalam mengekspresikan komitmen
Indonesia
•
21 Jul 2023
Berita Terbaru

Peneliti Amerika studi petani Muslim di Kerinci, temukan modernisasi pertanian berdampak pada emosi
Indonesia
•
09 Feb 2026

Sambut Ramadhan, Presiden Prabowo doakan keselamatan dan persatuan bangsa
Indonesia
•
08 Feb 2026

Perkuat kemitraan strategis, Indonesia-Australia tandatangani Traktat Keamanan Bersama
Indonesia
•
07 Feb 2026

Opini – Direktur UKW: Wartawan di masa Orde Baru relatif lebih gigih, ketimbang jurnalis era Gen Z
Indonesia
•
06 Feb 2026
