
Iran mulai pembangunan PLTN baru

Orang-orang bekerja di lokasi pembangunan tahap kedua Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr Iran di Bushehr, Iran selatan, pada 10 November 2019. (Xinhua)
Pembangunan PLTN Karoon Iran berkapasitas 300 megawatt di Provinsi Khuzestan, Iran barat daya rencananya akan menghabiskan 1,5 hingga 2 miliar dolar AS dan waktu delapan tahun.
Teheran, Iran (Xinhua) – Iran pada Sabtu (3/12) memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) baru di Provinsi Khuzestan, Iran barat daya, demikian dilaporkan kantor berita Nour.Mohammad Eslami, Kepala Organisasi Energi Atom Iran, dan beberapa pejabat setempat menyaksikan dimulainya pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir Karoon berkapasitas 300 megawatt, yang akan memasang sebuah reaktor air ringan bertekanan dengan menggunakan uranium oksida yang diperkaya 4 persen sebagai bahan bakar.Iran telah memulai pembangunan PLTN dengan "kecepatan tinggi," kata Eslami, menambahkan bahwa PLTN Karoon akan membantu Iran mencapai target peningkatan pangsa energi nuklir menjadi sekitar 20 persen dari keranjang listrik keseluruhan negara itu.Iran berencana menghabiskan 1,5 hingga 2 miliar dolar AS dan waktu delapan tahun untuk membangun PLTN Karoon, menurut kantor berita Nour.PLTN Bushehr 1.000 megawatt tersebut, yang merupakan PLTN sipil pertama di Iran, mulai memasok listrik pada September 2011 dengan kerja sama Rusia.Provinsi Khuzestan
Khuzestan, yang berjarak 522 kilometer dari Teheran, adalah rumah bagi sekitar 80 persen cadangan minyak darat Iran.Pada November 2019, Iran mengumumkan penemuan ladang minyak raksasa di Khuzestan dengan 53 miliar barel, yang dapat meningkatkan cadangannya hingga sepertiga.Pada Agustus 2020, pemerintah Iran juga berencana membuka kilang gas terbesar di Timur Tengah di Khuzestan.Selain itu, provinsi ini secara historis menjadi penghasil gandum terbesar dan salah satu penghasil jagung dan beras terbanyak. Pada tahun 2017, provinsi ini memiliki lahan panen terluas dan menghasilkan biji-bijian dan kacang-kacangan terbanyak. Khuzestan juga bertanggung jawab atas sebagian besar gula bit dan tebu Iran.Khuzestan juga rumah bagi pengekspor baja terbesar di negara itu.*1 dolar AS = 15.617 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Teknologi penyimpanan karbon industri migas China dorong pembangunan hijau di Indonesia
Indonesia
•
28 May 2025

Arab Saudi gelar KTT AI global untuk genjot inovasi dan pertumbuhan
Indonesia
•
12 Sep 2024

Riset BRIN ungkap emisi karbon lamun Indonesia, Jawa dan Sumatra tertinggi
Indonesia
•
16 Jan 2026

Vitamin D berkaitan dengan 15 persen penurunan risiko diabetes tipe 2
Indonesia
•
14 Feb 2023


Berita Terbaru

Luas es laut musim dingin Arktik makin mengecil
Indonesia
•
27 Mar 2026

Brasil kenalkan jet tempur supersonik F-39E Gripen pertama yang diproduksi di dalam negeri
Indonesia
•
27 Mar 2026

Tim peneliti China kembangkan fotovoltaik film tipis berefisiensi tinggi untuk energi luar angkasa
Indonesia
•
27 Mar 2026

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026
