
Menlu Araghchi sebut Iran akan lanjutkan pengayaan uranium di dalam negeri

Orang-orang berpartisipasi dalam perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-46 kemenangan Revolusi Islam Iran 1979 di Teheran, Iran, pada 10 Februari 2025. (Xinhua/Shadati)
Iran akan menyambut baik peluncuran pusat pengayaan uranium di kawasan, namun akan melanjutkan pengayaan uranium di dalam negeri.
Teheran, Iran (Xinhua/Indonesia Window) – Iran akan menyambut baik peluncuran pusat pengayaan uranium di kawasan, namun akan melanjutkan pengayaan uranium di dalam negeri, ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Seyed Abbas Araghchi di Teheran pada Minggu (25/5).Berbicara dalam rapat dengan para anggota komite keamanan nasional dan kebijakan luar negeri parlemen Iran, Araghchi menuturkan bahwa terkait pembicaraan tidak langsung Iran-Amerika Serikat (AS), pihak Iran tidak pernah meninggalkan meja perundingan dan akan terus menempuh jalur diplomatik, namun tidak akan berunding di bawah tekanan, lapor kantor berita resmi Iran, IRNA.Dia juga memperingatkan adanya tanggapan "keras" jika Prancis, Jerman, dan Inggris, yang secara kolektif dikenal sebagai E3, mengaktifkan mekanisme balasan (snapback) dan menjatuhkan kembali sanksi.Mekanisme itu tercantum pada sebuah klausul dalam kesepakatan nuklir 2015, yang secara resmi dikenal sebagai Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (Joint Comprehensive Plan of Action/JCPOA), dan ditandatangani oleh Iran dan enam negara yaitu Inggris, China, Prancis, Jerman, Rusia, dan AS. Mekanisme tersebut akan memungkinkan pihak lainnya untuk memberlakukan kembali seluruh sanksi internasional jika Teheran gagal mematuhi kesepakatan itu.Difasilitasi oleh Oman, Iran dan AS telah menggelar lima putaran perundingan tidak langsung yang dimulai pada April mengenai program nuklir Teheran dan pencabutan sanksi AS. Tiga putaran pembicaraan tersebut diselenggarakan di Muscat, ibu kota Oman, sementara dua lainnya digelar di Roma, Italia.Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah pejabat AS telah berulang kali menuntut agar Iran menghentikan pengayaan uranium sepenuhnya, tuntutan yang secara tegas ditolak Teheran.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – Anggota DPR AS Partai Republik dukung otorisasi penyelidikan pemakzulan Joe Biden
Indonesia
•
14 Dec 2023

Konflik Iran-AS kembali memanas, serangan balasan picu kekhawatiran eskalasi di Timur Tengah
Indonesia
•
13 Jul 2026

China serukan upaya bersama dengan India kembalikan hubungan yang stabil
Indonesia
•
05 May 2023

Lebih dari 75 persen orang Taiwan tolak vaksin China
Indonesia
•
11 Mar 2021


Berita Terbaru

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026
