Rusia perpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 demi jaga pasokan domestik

Foto yang diabadikan pada 1 Desember 2025 ini memperlihatkan pemandangan Kremlin di Moskow, Rusia. (Xinhua/Hao Jianwei)

Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Rusia akan memperpanjang larangan ekspor bensin hingga akhir 2026 guna memastikan stabilitas pasokan bahan bakar di dalam negeri, kata Wakil Perdana Menteri (PM) Rusia Alexander Novak pada Sabtu (25/7).

Novak mengatakan kepada wartawan di Kota Omsk, Siberia, bahwa keputusan tersebut diambil dalam rapat operasional pemerintah dan akan berlaku bagi produsen maupun nonprodusen bensin.

Dia menambahkan bahwa larangan ekspor solar akan dicabut setelah kondisi pasar domestik pulih. Dengan demikian, kilang minyak dapat terhindar dari kelebihan pasokan dan tidak perlu mengurangi volume pengolahan minyak.

Rusia mengalami kekurangan bahan bakar secara nasional pada musim panas tahun ini akibat serangan terhadap infrastruktur energinya di tengah konflik dengan Ukraina.

Guna menstabilkan pasar domestik, pemerintah Rusia menerapkan serangkaian langkah, termasuk pembatasan sementara terhadap ekspor bensin dan solar. Larangan ekspor yang saat ini berlaku semula dijadwalkan berakhir pada 31 Juli.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait