
Ilmuwan China temukan 2 mineral Bulan baru

Sejumlah peneliti ilmiah memindahkan kontainer berisi sampel Bulan yang diambil oleh wahana Chang'e-5 di Beijing, ibu kota China, pada 17 Desember 2020. (Xinhua/Jin Liwang)
Mineral Bulan, magnesiochangesite-(Y) dan changesite-(Ce), ditemukan dalam sampel Bulan oleh misi Chang'e-5 China.
Chengdu, China (Xinhua/Indonesia Window) – Tim ilmuwan China menemukan dua mineral Bulan baru dari sampel Bulan yang dibawa pulang ke Bumi oleh misi Chang'e-5 China.
Hal ini menandai pencapaian terbaru setelah penemuan pertama mereka untuk mineral Bulan yang diberi nama changesite-(Y) pada 2022. Hingga saat ini, jumlah total mineral baru yang ditemukan dari sampel Bulan di seluruh dunia telah mencapai delapan buah.
Dalam upacara pembukaan Hari Antariksa China 2026 yang digelar di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, China barat daya, pada Jumat (24/4), Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) mengumumkan dua temuan tersebut, yakni magnesiochangesite-(Y) dan changesite-(Ce), yang keduanya telah disetujui oleh Komisi Mineral Baru, Nomenklatur, dan Klasifikasi di Asosiasi Mineralogi Internasional.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan temukan fosil dinosaurus tertua yang hidup dalam kawanan
Indonesia
•
23 Oct 2021

Teleskop FAST China layani hampir 900 jam observasi bagi peneliti asing
Indonesia
•
02 Apr 2024

China pasang kabel terestrial dasar laut untuk pasok listrik antarpulau
Indonesia
•
06 Jan 2024

Tim peneliti ungkap pola perlambatan rotasi Bumi selama jutaan tahun
Indonesia
•
15 Aug 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
