Hot dog dan daging sandwich ultraproses bikin risiko kanker usus besar lebih tinggi

Ilustrasi. (Adrian Infernus on Unsplash)

Sydney, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah studi internasional menemukan tidak adanya hubungan secara keseluruhan antara total asupan makanan ultraproses dan risiko kanker usus besar, tetapi mengidentifikasi hubungan yang berbeda di antara kelompok makanan tertentu.

Studi tersebut menemukan bahwa asupan produk daging ultraproses, termasuk hot dog dan daging sandwich, berkaitan dengan risiko kanker usus besar yang lebih tinggi.

Sebaliknya, biji-bijian utuh, serat, produk susu, dan kalsium dari makanan ultraproses, seperti roti gandum utuh dan yogurt berperisa, berkaitan dengan risiko yang lebih rendah, ungkap sebuah pernyataan terbaru dari QIMR Berghofer Medical Research Institute Australia.

Para peneliti juga menemukan bahwa mengganti 10 persen asupan makanan ultraproses dengan makanan minim proses dalam berat yang setara berkaitan dengan penurunan insiden kanker usus besar sebesar 2 persen.

Penelitian tersebut, yang telah diterbitkan di dalam jurnal PLOS Medicine, menganalisis data pola makan dari 460.000 lebih orang dewasa Amerika Serikat (AS) berusia 50 hingga 71 tahun yang mengisi kuesioner pada pertengahan 1990-an. Para partisipan dipantau selama hampir 20 tahun, dan selama periode tersebut, 10.075 di antaranya didiagnosis menderita kanker usus besar.

Para peneliti menyatakan bahwa temuan itu menyoroti keragaman makanan ultraproses serta pentingnya kualitas pola makan secara keseluruhan, termasuk memprioritaskan makanan padat nutrisi dan membatasi makanan yang tinggi gula tambahan, garam, dan lemak jenuh.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait