
FAO: Harga pangan dunia turun tipis pada November 2022

Seorang pemilik gudang gandum dan biji-bijian memperlihatkan gandum asal Ukraina di Hasbaya, Lebanon selatan, pada 28 Februari 2022. (Xinhua/Taher Abu Hamdan)
Harga global biji-bijian dan serealia menurun pada November sebesar 2,8 persen dibandingkan dengan bulan sebelumnya, didorong kuat oleh kembalinya Rusia dalam Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam.
Roma, Italia (Xinhua) – Meningkatnya stabilitas ekspor biji-bijian dari Rusia dan Ukraina membuat harga global untuk biji-bijian dan serealia menurun pada November, ungkap Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) yang berbasis di Roma pada Jumat (2/12).Indeks Harga Makanan FAO yang lebih luas cenderung datar dibandingkan dengan bulan sebelumnya, meski tetap mendekati rekor tertinggi.FAO mengatakan bahwa bergabungnya kembali Rusia dalam Inisiatif Biji-bijian Laut Hitam menjadi kekuatan pendorong pada November, yang memicu penurunan harga gandum global sebesar 2,8 persen.Subindeks FAO untuk biji-bijian dan serealia, termasuk gandum, juga turun meski hanya 1,3 persen. Subindeks tersebut merupakan komponen terbesar dalam Indeks Harga Pangan utama.
Seorang pria menunjukkan bulir-bulir gandum di lumbung biji-bijian di Banha, Kegubernuran Qalyubia, Mesir, pada 16 Mei 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Produk daging segar dan label harganya terlihat di sebuah pasar di Brussel, Belgia, pada 4 November 2022. (Xinhua/Zheng Huansong)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

ACFIC akan terus topang kepercayaan bisnis swasta China
Indonesia
•
06 Mar 2023

2 merek EV China resmi masuk Indonesia, SUV berteknologi baru dibanderol mulai 449 juta rupiah
Indonesia
•
31 Jul 2026

Minyak melonjak setelah UE rencanakan gabung AS embargo minyak Rusia
Indonesia
•
22 Mar 2022

PM Kamboja sebut BRI China sangat untungkan Kamboja dan negara partisipan lainnya
Indonesia
•
03 Jan 2023


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
