Hamas sebut sedang pelajari proposal perdamaian baru Gaza dari mediator

Petugas pertahanan sipil mengevakuasi seorang korban dari reruntuhan bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di kamp pengungsi Jabalia, Jalur Gaza utara, pada 13 April 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Hamas sedang mengkaji proposal perdamaian Gaza yang diterima dari mediator dan akan menyampaikan tanggapannya setelah menyelesaikan konsultasi internal.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – Hamas pada Senin (14/4) malam waktu setempat mengatakan bahwa para pemimpinnya sedang mengkaji proposal perdamaian Gaza yang diterima dari mediator dan akan menyampaikan tanggapannya setelah menyelesaikan konsultasi internal.Dalam sebuah pernyataan, Hamas mengatakan bahwa pimpinannya sedang mengkaji proposal tersebut "dengan tanggung jawab nasional yang besar" dan akan memberikan tanggapan "segera setelah konsultasi-konsultasi yang diperlukan selesai."
Pengungsi Palestina mengambil air di kamp pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara pada 10 April 2025. Di Gaza, Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UN Office for the Coordination of Humanitarian Affairs/OCHA) mengatakan bahwa mitra-mitranya memperingatkan soal kekurangan air bersih yang akut di kamp-kamp pengungsi. Minimnya air bersih, kurangnya pasokan alat kebersihan, serta kondisi hidup yang harus berdampingan dengan hewan ternak berdampak sangat buruk pada kesehatan masyarakat. Pada Maret, lebih dari sepertiga rumah tangga di Gaza mengalami serangan kutu. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping gelar pertemuan dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz
Indonesia
•
06 Nov 2022

Kunjungan Biden ke Arab Saudi tegaskan pengaruh Amerika di Timur Tengah
Indonesia
•
15 Jul 2022

Panglima militer Sudan sebut pertempuran lawan paramiliter RSF akan segera berakhir
Indonesia
•
28 Jan 2025

New York City berlakukan pembatasan kedatangan bus migran
Indonesia
•
29 Dec 2023
Berita Terbaru

Rusia terima Ukraina yang netral dan bersahabat sebagai tetangga di masa depan
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perjanjian pengurangan senjata nuklir Rusia dan AS berakhir, perdamaian dunia terancam
Indonesia
•
06 Feb 2026

Rudal Khorramshahr-4 siap luncur di situs bawah tanah Iran jelang pembicaraan dengan AS
Indonesia
•
06 Feb 2026

Perundingan Rusia-Ukraina di UEA hasilkan kesepakatan tukar tawanan, isu utama belum tuntas
Indonesia
•
06 Feb 2026
