17 spesies baru ditemukan di situs warisan dunia China

Foto dari udara yang diabadikan pada 20 April 2022 ini memperlihatkan pemandangan Gunung Fanjingshan di Kota Tongren, Provinsi Guizhou, China barat daya. (Xinhua/Yang Wenbin)
Gunung Fanjingshan di Provinsi Guizhou, China barat daya, merupakan cagar alam yang telah berfungsi sebagai pusat penelitian ilmiah dan berbagai aktivitas terkait sejak 2018, dan menjadi rumah bagi 3.117 hewan dan 4.783 tumbuhan.
Guiyang, China (Xinhua) – Sejak 2018, total 17 spesies baru telah ditemukan di Gunung Fanjingshan di Provinsi Guizhou, China barat daya, menurut otoritas setempat.Fanjingshan terus memperkuat investigasi sumber daya dan penelitian keanekaragaman hayati, serta mempromosikan perlindungan spesies secara komprehensif. Spesies baru tersebut meliputi 10 laba-laba, satu kumbang longicorn, dua mamalia kecil, dan empat tanaman, urai Li Haibo, pejabat biro pengelolaan Cagar Alam Nasional Fanjingshan.Sejak 2018, cagar alam itu telah berfungsi sebagai pusat penelitian ilmiah dan berbagai aktivitas terkait, yang menarik lebih dari 2.400 pakar dan akademisi. Data menunjukkan bahwa Fanjingshan merupakan rumah bagi 3.117 hewan dan 4.783 tumbuhan.Fanjingshan resmi dimasukkan dalam Daftar Warisan Dunia di pertemuan Komite Warisan Dunia ke-42 pada Juli 2018.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi baru ungkap hubungan antara penggunaan lahan dan komunitas tanah
Indonesia
•
06 Oct 2023

China targetkan pengembangan pusat data yang lebih ramah lingkungan
Indonesia
•
27 Jul 2024

Pusat cuaca antariksa China ramalkan badai geomagnetik kuat bakal hantam Bumi
Indonesia
•
11 Oct 2024

China produksi 32,85 ZB data pada 2023
Indonesia
•
26 May 2024
Berita Terbaru

Peneliti China bangun jaringan cip distribusi kunci kuantum dengan cakupan jarak 3.700 km
Indonesia
•
13 Feb 2026

Teknologi cetak 3D hasilkan cetakan beresolusi tinggi berskala milimeter dalam waktu 0,6 detik
Indonesia
•
14 Feb 2026

Proyek megasains China ungkap cetak biru genetik tumbuhan darat
Indonesia
•
14 Feb 2026

Wahana antariksa kini dapat dipulihkan di darat dan laut
Indonesia
•
14 Feb 2026
