
Feature – Pengungsi Lebanon berjuang hadapi musim dingin di tengah konflik dengan Israel

Foto ini menunjukkan kepulan asap akibat serangan udara Israel di pinggiran selatan Beirut, Lebanon, pada 12 November 2024. (Xinhua/Bilal Jawich)
Gubernur Nabatieh Houida Al-Turk menyerukan kepada semua pengungsi untuk mendaftarkan nama mereka di situs web yang dioperasikan oleh Kementerian Dalam Negeri dan Perkotaan Lebanon agar dapat menerima bantuan selama musim dingin.
Beirut, Lebanon (Xinhua/Indonesia Window) – Saeda Abdallah (30) menggendong anaknya dengan erat dan lembut, membungkus tubuhnya yang kurus dengan selimut tua untuk melindunginya dari embun beku bulan November yang telah sampai di tempat penampungan keluarga-keluarga pengungsi di daerah pegunungan di Lebanon timur.Di sebuah ruangan di lantai satu Sekolah Negeri Joub Jannine, yang telah diubah menjadi tempat penampungan bagi para pengungsi Lebanon setelah konflik antara Israel dan Hizbullah menjadi semakin intens, Saeda terlihat sedih dan pucat. Dia khawatir perihal musim dingin yang akan berlangsung selama lima bulan ke depan dan dampaknya terhadap bayinya."Saat ini telah memasuki musim dingin dan kami kekurangan pasokan untuk melindungi diri dari udara dingin dan badai," ungkapnya kepada Xinhua. "Hujan pertama yang melanda Lebanon beberapa hari lalu merupakan salah satu bencana yang menanti kami, termasuk badai yang lebih kuat dan salju lebat," tutur Saeda kepada Xinhua."Ketika musim hujan tiba bersamaan dengan operasi militer Israel, kami merasa kedinginan dan ketakutan, tidak dapat membedakan antara guntur badai dan gemuruh peluru," ujarnya.
Foto ini menunjukkan kerusakan akibat serangan udara Israel di Akkar, Lebanon, pada 12 November 2024. (Xinhua/Khaled Habashiti)
Para pengungsi dari Lebanon bersiap untuk melewati Perlintasan Perbatasan Masnaa di Lebanon pada 18 Oktober 2024. (Xinhua/Taher Abu Hamdan)
Para pengungsi terlihat di Beirut, Lebanon, pada 15 Oktober 2024. (Xinhua/Bilal Jawich)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNRWA sebut penyeberangan darat cara paling layak dan efektif untuk kirimkan bantuan ke Gaza
Indonesia
•
21 May 2024

Mantan prajurit beralih profesi jadi pengrajin kursi roda untuk hewan peliharaan
Indonesia
•
29 Apr 2023

COVID-19 – WHO: tak ada tanda penyebaran virus di Wuhan sebelum Desember 2019
Indonesia
•
09 Feb 2021

China selatan siaga hadapi topan Talim yang mendekat
Indonesia
•
17 Jul 2023


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
