
WHO desak kerja sama pengiriman bantuan lintas perbatasan Turkiye-Suriah

Para pekerja dari Bulan Sabit Merah Arab Suriah (Syrian Arab Red Crescent/SARC) menerima pasokan bantuan yang disumbangkan oleh komunitas China di Suriah di Damaskus, ibu kota Suriah, pada 12 Februari 2023. (Xinhua/Ammar Safarjalani)
Gempa Turkiye dan Suriah disebut oleh Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge sebagai "bencana alam terburuk" di kawasan itu dalam seabad, dan menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak dalam pengiriman bantuan.
Kopenhagen, Denmark (Xinhua) – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak pemerintah dan masyarakat sipil untuk bekerja sama guna memastikan pengiriman bantuan kemanusiaan lintas perbatasan antara Turkiye dan Suriah dan di dalam wilayah Suriah.Direktur Regional WHO untuk Eropa Hans Kluge menyebut gempa bumi tersebut sebagai "bencana alam terburuk" di kawasan itu dalam seabad, dan menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak dalam pengiriman bantuan."Kebutuhannya sangat besar, meningkat setiap jam. Sekitar 26 juta orang di kedua negara membutuhkan bantuan kemanusiaan," kata Kluge dalam konferensi pers pada Selasa (14/2).
Foto yang diabadikan pada 10 Februari 2023 di Berlin, Jerman, ini menunjukkan sejumlah pasokan yang akan diberikan kepada masyarakat di Turkiye yang diguncang gempa. (Xinhua/Ren Pengfei)
Para sukarelawan mengangkut suplai bantuan gempa yang akan disumbangkan ke Turkiye di sebuah gudang penyimpanan di Bandar Udara Internasional Pudong Shanghai di Shanghai, China timur, pada 11 Februari 2023. (Xinhua/Wang Xiang)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tingkat kesuburan Taiwan terendah di dunia pada 2035
Indonesia
•
01 Nov 2022

Arab Saudi siap terima jamaah umroh asing
Indonesia
•
22 Oct 2020

Remaja di China dihukum penjara seumur hidup buntut bunuh teman sekelas
Indonesia
•
31 Dec 2024

Gelombang dingin landa China, suhu turun drastis dengan angin kencang
Indonesia
•
11 Jan 2023


Berita Terbaru

China targetkan tingkat daur ulang sampah perkotaan jadi 76 persen per 2030
Indonesia
•
25 May 2026

Terobsesi dengan selebritas, itu tanda kamu haus figur panutan
Indonesia
•
26 May 2026

Picu masalah etika, China rilis pedoman penelitian data genetik manusia
Indonesia
•
26 May 2026

Feature – Remaja difabel Gaza berjuang bertahan hidup di tengah luka dan pengungsian
Indonesia
•
24 May 2026
