
Biden peringatkan konsekuensi buruk jika terjadi gagal bayar utang

Amerika Serikat (AS) Joe Biden berjalan di South Lawn di Gedung Putih di Washington DC, AS, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Ting PresidenShen)
Gagal bayar utang AS, yang jatuh tempo pada 1 Juni mendatang, akan mendorong ekonomi AS ke dalam jurang resesi dengan 8 juta warga negara ini kehilangan pekerjaan, dan merusak reputasi internasional secara ekstrem.
New York City, AS (Xinhua) – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memperingatkan konsekuensi buruk dari kemungkinan gagal membayar kewajiban utang (default) oleh pemerintah AS paling cepat pada 1 Juni.Berbicara di SUNY Westchester Community College di New York pada Rabu (10/5), Biden mengatakan bahwa ekonomi AS akan jatuh ke dalam resesi dengan 8 juta warga AS kehilangan pekerjaan, dan reputasi internasionalnya akan rusak secara ekstrem jika terjadi gagal bayar utang."Jika kita gagal membayar utang, seluruh dunia berada dalam masalah," kata Biden.Warga Amerika akan menghadapi suku bunga yang lebih tinggi untuk kartu kredit, pinjaman mobil, hipotek, dan pembayaran untuk jaminan sosial, Medicare, tentara, dan veteran seluruhnya dapat dihentikan atau ditunda, ujar Biden.
Sejumlah pelanggan berbelanja di sebuah gerai Costco di Foster City, Amerika Serikat, pada 12 Januari 2023. (Xinhua/Li Jianguo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Harga minyak naik sekitar 1 persen di Asia, pasar khawatir pasokan
Indonesia
•
31 Jan 2022

Studi ke AS, pusat pembibitan domba premium IPB adopsi teknologi Omics
Indonesia
•
20 Nov 2024

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Pasar kerja China tetap stabil pada 2022
Indonesia
•
18 Jan 2023


Berita Terbaru

Harga energi Eropa berfluktuasi tajam di tengah perubahan sinyal AS-Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026
