
Dunia kekurangan 50 juta guru pada 2030, PBB serukan profesi guru lebih menarik

Seorang guru bermain dengan anak-anak di sebuah kelompok bermain (KB) di Komunitas Minkang, Distrik Longhua, Shenzhen, Provinsi Guangdong, Tiongkok selatan, pada 15 April 2026. (Xinhua/Liang Xu)
Paris, Prancis (Xinhua/Indonesia Window) – Dunia diproyeksikan membutuhkan 50 juta guru tambahan pada 2030, menurut pesan bersama yang dirilis pada Senin (5/10) oleh Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) dalam rangka Hari Guru Sedunia.
Menurut pesan bersama dari UNESCO, Organisasi Buruh Internasional, Dana Anak-anak PBB (UNICEF), dan Education International, dunia diproyeksikan membutuhkan 50 juta guru tambahan pada 2030, termasuk 44 juta guru untuk mewujudkan pendidikan dasar dan menengah universal serta 6 juta guru untuk pendidikan prasekolah.
Pesan tersebut menekankan pentingnya melindungi dan meningkatkan status guru. Pesan itu menunjukkan bahwa merekrut guru baru sama pentingnya dengan mempertahankan guru berpengalaman, sembari memastikan bahwa profesi guru menawarkan jalur karier yang memotivasi, memberikan penghargaan, dan berkelanjutan, termasuk peluang bagi guru perempuan untuk menduduki posisi kepemimpinan.
Hari Guru Sedunia diperingati setiap tahun pada 5 Oktober untuk menghormati para guru di seluruh dunia. Peringatan ini juga menandai 60 tahun sejak diadopsinya Rekomendasi tentang Status Guru.
Rekomendasi tersebut menetapkan tolok ukur mengenai hak dan tanggung jawab guru, serta standar untuk persiapan awal dan pendidikan lanjutan mereka, perekrutan, pekerjaan, serta kondisi pengajaran dan pembelajaran.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

UNDP peringatkan risiko banjir di kawasan pesisir meningkat 4 kali lipat pada 2100
Indonesia
•
29 Nov 2023

WHO nyatakan mpox bukan lagi darurat kesehatan masyarakat global
Indonesia
•
07 Sep 2025

Pemerintah AS rilis kumpulan dokumen baru terkait pembunuhan JFK
Indonesia
•
16 Dec 2022

Presiden Meksiko janji tak ada impunitas dalam kasus kebakaran yang tewaskan puluhan migran
Indonesia
•
30 Mar 2023


Berita Terbaru

Kasus kecelakaan libatkan remaja meningkat, Norwegia usul usia minimum pengendara skuter listrik 16 tahun
Indonesia
•
07 Oct 2026

Feature – 81 tahun berlalu, luka ‘comfort women’ masa Perang Dunia II di Filipina masih membekas
Indonesia
•
07 Oct 2026

Feature – Setelah kehilangan seorang anak, ayah ini tempuh 390 km demi menyelamatkan putrinya
Indonesia
•
07 Oct 2026

100 buku dari 11 penerbit China masuk perpusnas, buka jendela baru bagi pembaca Indonesia
Indonesia
•
06 Oct 2026
