
Penelitian: Anggur meja dan ‘wine’ sudah ada sejak 11.000 tahun yang lalu

Foto yang diabadikan pada 4 Maret 2023 ini menunjukkan konferensi pers tentang sebuah penemuan baru domestikasi berbagai ekotipe anggur liar di Kunming, Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/YangJing)
Domestikasi ekotipe anggur liar terjadi secara bersamaan sekitar 11.000 tahun yang lalu di Asia Barat dan Kaukasus, yang menghasilkan anggur meja (table grape) dan anggur wine.
Kunming, China (Xinhua) – Sebuah penelitian gabungan yang dilakukan oleh 89 ilmuwan dari China dan luar negeri berhasil membuktikan bahwa domestikasi berbagai ekotipe anggur liar terjadi secara bersamaan sekitar 11.000 tahun yang lalu di Asia Barat dan Kaukasus, yang menghasilkan anggur meja (table grape) dan anggur wine.Temuan tersebut diterbitkan di jurnal Science pada Jumat (3/3) dan terpilih sebagai artikel utama.Menurut makalah tersebut, "Domestikasi Asia Barat menyebar ke Eropa bersama dengan para petani awal, mengalami introgresi dengan ekotipe barat liar kuno, kemudian terdiversifikasi di sepanjang jalur migrasi manusia menjadi (anggur) muscat dan silsilah anggur wine barat yang unik pada akhir (zaman) Neolitikum."
Seorang anak memakan anggur di Ladang Dongfeng di Mile, Prefektur Otonom Etnis Hani dan Yi Honghe, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 8 Agustus 2022. (Xinhua/Jiang Wenyao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Jumlah warga Australia pengidap demensia ‘onset’ dini akan meningkat 40 persen pada 2054
Indonesia
•
06 Feb 2026

Penelitian: Obat HIV bantu kembalikan memori lansia
Indonesia
•
30 May 2022

AS luncurkan penerbangan lintas bulan berawak pertama dalam lebih dari 50 tahun
Indonesia
•
03 Apr 2026

Warga Lebanon ciptakan mobil energi baru untuk hadapi krisis energi
Indonesia
•
25 Nov 2022


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
