
Dirjen WHO desak Israel cabut perintah evakuasi di Beirut

Seorang pria melihat keluar dari reruntuhan usai serangan udara Israel di Beirut, Lebanon, pada 9 April 2026. (Xinhua/Bilal Jawich)
Perintah evakuasi oleh Israel menargetkan wilayah Jnah di pinggiran selatan Beirut, tempat dua rumah sakit rujukan utama berada, yakni Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri dan Rumah Sakit Al Zahraa.
Jenewa, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Kamis (9/4) mendesak Israel untuk mencabut perintah evakuasi yang mencakup sebuah distrik di Beirut, memperingatkan bahwa hal itu membahayakan nyawa ratusan pasien.
Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, Tedros menyampaikan bahwa perintah evakuasi yang dikeluarkan oleh Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menargetkan wilayah Jnah di pinggiran selatan Beirut, tempat dua rumah sakit rujukan utama berada, yakni Rumah Sakit Universitas Rafik Hariri dan Rumah Sakit Al Zahraa.
Tedros menyebut bahwa "tidak ada fasilitas medis alternatif" yang tersedia untuk menampung sekitar 450 pasien dari kedua rumah sakit tersebut, termasuk 40 pasien unit perawatan intensif (ICU), sehingga evakuasi "secara operasional tidak memungkinkan."
Kedua rumah sakit tersebut sedang beroperasi dengan kapasitas penuh, termasuk menangani para korban luka akibat serangan Rabu (8/4), imbuhnya.
Tedros mengatakan daerah yang terdampak juga mencakup kompleks kementerian kesehatan serta lima tempat penampungan pengungsi yang menampung lebih dari 5.000 orang.
Dirjen WHO itu menyerukan kepada Israel agar "menjamin perlindungan semua fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, pasien, dan warga sipil."
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

35 orang tewas akibat ledakan saat kampanye politik di Pakistan barat laut
Indonesia
•
02 Aug 2023

Presiden baru Peru berencana gelar pemilu dini saat protes semakin intensif
Indonesia
•
14 Dec 2022

Serangan intensif di Jalur Gaza berlanjut, Israel akan tutup perlintasan utama Tepi Barat-Yordania "tanpa batas waktu"
Indonesia
•
24 Sep 2025

Uni Eropa buka investigasi terhadap tiga raksasa teknologi Amerika
Indonesia
•
27 Mar 2024


Berita Terbaru

Komisi PBB: Israel lakukan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Palestina
Indonesia
•
28 Oct 2026

Ukraina dan Rusia mulai gencatan senjata kemanusiaan di Oleshky
Indonesia
•
28 Oct 2026

Serangan udara Arab Saudi hantam Sanaa saat Houthi klaim lancarkan serangan ke Riyadh
Indonesia
•
26 Oct 2026

Jepang tanggapi serius kebakaran besar 530.000 hektare di Mongolia yang terkait kegiatan Mobicom
Indonesia
•
27 Oct 2026
