
MPV listrik premium China Denza D9 resmi masuki pasar Indonesia

Foto yang diabadikan pada 22 Januari 2025 ini menampilkan kendaraan Denza D9 dari Denza, submerek dari BYD, yang resmi memasuki pasar Indonesia. (Xinhua)
Denza D9 memiliki kemampuan tempuh hingga 600 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh, dengan kapasitas tujuh penumpang.
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) - Denza, submerek dari produsen mobil listrik BYD, resmi memasuki pasar Indonesia dengan meluncurkan model mobil listrik multi-purpose vehicle (MPV) premium, Denza D9, yang dibanderol dengan harga 950 juta rupiahper unit."Kami berkomitmen akan terus menghadirkan model, teknologi, dan produk-produk terbaik kami ke pasar Indonesia, sehingga Indonesia semakin maju dalam hal teknologi dan semakin ramah lingkungan," ujar Liu Xueliang, General Manager Divisi Penjualan Mobil BYD Asia Pasifik, dalam paparannya.Denza D9 diperkenalkan dengan empat pilihan warna eksterior dan memiliki kemampuan tempuh hingga 600 kilometer untuk sekali pengisian daya penuh. Dengan kapasitas tujuh penumpang, mobil ini menargetkan konsumen keluarga dan bisnis.Denza D9 dilengkapi dengan berbagai fitur canggih, termasuk teknologi kursi pijat dan kulkas mini berkapasitas 7,5 liter yang dapat mendinginkan sekaligus memanaskan minuman. Selain itu, mobil ini juga dibekali dengan layar panel kontrol berukuran 15,6 inci untuk pengalaman berkendara yang lebih nyaman dan modern.Mobil yang dibanderol dengan harga di bawah 1 miliar rupiah ini hadir dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan dengan kompetitornya di segmen MPV premium. Harga tersebut sudah mencakup garansi kendaraan selama enam tahun, garansi mesin delapan tahun, garansi baterai delapan tahun, serta layanan servis gratis selama enam tahun.Denza, yang merupakan submerek dari BYD, didirikan pada 2010 melalui kerja sama perusahaan patungan (joint venture) dengan Mercedes-Benz. Namun, sejak 2024, BYD mengambil alih kendali penuh atas saham Denza.Peluncuran Denza di Indonesia hanya berselang setahun setelah BYD pertama kali memasuki pasar Indonesia tahun lalu. Sepanjang 2024, BYD berhasil mencatatkan penjualan lebih dari 15.000 unit, yang berkontribusi lebih dari sepertiga dari total pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia.Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Industri belut China tembus 31,8 triliun rupiah, Xiantao jadi pusat produksi utama
Indonesia
•
19 Sep 2026

Pakar bisnis senior sebut ketimpangan kapasitas produksi bukanlah "kelebihan kapasitas"
Indonesia
•
10 May 2024

Fokus Berita – Industri konser gerakkan ekonomi, bisnis sewa ponsel ‘flagship’ jadi sumber ‘cuan’
Indonesia
•
14 Sep 2026

Pembangkit listrik di Siberut gunakan bambu, hemat 14 miliar rupiah per tahun
Indonesia
•
19 Sep 2019


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
