
Denmark sebut Sekjen NATO tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Greenland

Orang-orang berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kopenhagen, ibu kota Denmark, pada 29 Maret 2025. (Xinhua/Liu Zhichao)
Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menyatakan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Denmark atau Greenland.
Oslo, Norwegia (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Denmark Mette Frederiksen pada Kamis (22/1) menyatakan Sekretaris Jenderal (Sekjen) NATO Mark Rutte tidak memiliki mandat untuk bernegosiasi atas nama Denmark atau Greenland.
Pernyataan tersebut disampaikan menyusul komentar dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, yang pada Rabu (21/1) menyatakan pertemuannya dengan Rutte menghasilkan "kerangka kerja untuk kesepakatan di masa depan" terkait Greenland dan wilayah Arktik yang lebih luas.
Kepada media Denmark, Frederiksen mengungkapkan meskipun Denmark telah berkoordinasi dengan sejumlah mitra, termasuk Rutte, untuk mengatasi tantangan yang dihadapi Greenland, Rutte tidak berwenang melakukan negosiasi atas nama Denmark atau Greenland.
"Tujuannya adalah untuk menemukan jalur yang menghormati hukum internasional serta kedaulatan Denmark dan Greenland," imbuhnya.
Frederiksen mengatakan NATO hanya dapat melakukan negosiasi atas nama NATO untuk hal-hal terkait operasi Arktik mereka sendiri. Dia menambahkan semua pihak telah sepakat negara-negara Arktik harus memperkuat kerja sama dan mempertahankan kehadiran jangka panjang di kawasan tersebut.
Frederiksen juga menegaskan kembali garis merah Denmark, seraya menyatakan masa depan Greenland harus diputuskan oleh Greenland sendiri dan kedaulatan tidak dapat dinegosiasikan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Turkiye akan kirim pasukan penjaga perdamaian ke Ukraina jika diperlukan
Indonesia
•
08 Mar 2025

Hukum makin diinjak oleh ‘superpower’, PBB serukan rombak sistem global
Indonesia
•
30 Jan 2026

APEC luncurkan Visi Putrajaya 2040
Indonesia
•
21 Nov 2020

Menhan negara-negara UE gagal sepakati bantuan militer berikutnya untuk Ukraina
Indonesia
•
27 May 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
