
Akademisi UC Irvine AS bergabung dalam aksi mogok untuk protes penanganan demonstrasi pro-Palestina

Orang-orang berpartisipasi dalam aksi demonstrasi pro-Palestina di Universitas George Washington di Washington DC, Amerika Serikat (AS), pada 26 April 2024. (Xinhua/Liu Jie)
Demonstrasi pro-Palestina telah menyebar luas di berbagai perguruan tinggi dan universitas di seluruh AS di tengah konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung di Gaza.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Pekerja akademis Universitas California (University of California/UC) Irvine di Negara Bagian California, Amerika Serikat (AS) bagian barat, menghentikan pekerjaannya pada Rabu (5/6) dan bergabung dengan rekan mereka di kampus-kampus lain dalam sistem UC untuk menggelar aksi mogok sebagai respons atas penanganan pihak universitas terhadap demonstrasi pro-Palestina."HARI INI! UC Irvine mengambil sikap untuk bergabung dengan kampus-kampus UC lainnya dalam aksi mogok memprotes praktik ketenagakerjaan yang tidak adil (unfair labor practice/ULP) terkait penindasan hak pekerja oleh UC yang terus berlanjut dan diwarnai kekerasan," demikian diumumkan serikat pekerja United Auto Workers (UAW) Local 4811 di platform media sosial X pada Rabu pagi.Serikat pekerja terbesar dalam sistem UC tersebut mewakili 48.000 asisten pengajar program sarjana, peneliti, dan lainnya di 10 kampus UC dan Laboratorium Nasional Lawrence Berkeley dalam sistem universitas negeri tersebut."Kami sebagai karyawan memiliki hak fundamental untuk melakukan aksi mogok kerja, untuk tidak bekerja," kata Michelle Gardner, seorang pekerja akademis UC, kepada Xinhua di kampus tersebut, seraya menambahkan bahwa "Kami tidak takut."Wanita itu mengkritik tindakan keras UC terhadap hak mahasiswa dan pekerja akademis untuk bebas berpendapat dan melakukan protes damai terkait perang di Gaza.Bulan lalu, anggota serikat pekerja tersebut memutuskan untuk mengizinkan aksi mogok guna memprotes respons kontroversial UC terhadap demonstrasi pro-Palestina di kampus, yang menurut mereka telah mengakibatkan kondisi kerja yang tidak aman dan melanggar hak kebebasan berpendapat mereka.Kampus UC pertama yang mengambil sikap dan mogok dari pekerjaan mereka adalah UC Santa Cruz. Pekerja akademis UC Santa Cruz mogok kerja pada 20 Mei. Aksi mogok menyebar ke UC Los Angeles dan UC Davis pada 28 Mei, dan lebih lanjut meluas ke dua kampus lainnya, yakni UC San Diego dan UC Santa Barbara, pada Senin (3/6).Demonstrasi pro-Palestina telah menyebar luas di berbagai perguruan tinggi dan universitas di seluruh AS di tengah konflik Israel-Hamas yang sedang berlangsung di Gaza. Ratusan orang ditangkap dalam tindakan keras kepolisian terhadap pengunjuk rasa pro-Palestina dan perkemahan di kampus-kampus UC di seluruh Negara Bagian California. Sekitar 50 orang ditangkap pada 15 Mei saat polisi menindak keras sebuah perkemahan protes pro-Palestina di UC Irvine.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Jasad ditemukan 11 tahun setelah bencana tambang di Selandia Baru
Indonesia
•
17 Nov 2021

UNESCO khawatirkan kerusakan situs warisan Suriah dan Turkiye pascagempa
Indonesia
•
08 Feb 2023

Feature – Pakar dorong generasi baru lestarikan seni taksidermi Myanmar yang langka
Indonesia
•
20 Aug 2024

Perempuan dan disabilitas diharapkan lebih dilibatkan dalam pembangunan
Indonesia
•
09 Mar 2022


Berita Terbaru

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026

Angka kematian anak balita turun lebih dari setengahnya sejak tahun 2000
Indonesia
•
19 Mar 2026

Idul Fitri 1447H – Warga Afghanistan bersiap sambut Idul Fitri di tengah sanksi dan kemiskinan
Indonesia
•
19 Mar 2026
