
Delta Sungai Yangtze catat lebih dari 1 juta unggas air musim dingin

Foto yang diabadikan pada 3 April 2023 ini memperlihatkan kawanan burung di Wishing Star Park, Shanghai Disney Resort di Shanghai, China timur. (Xinhua)
Wilayah Delta Sungai Yangtze adalah sebuah lokasi penting di sepanjang rute burung yang bermigrasi di seluruh dunia.
Shanghai, China (Xinhua) – Hasil survei simultan pertama terhadap unggas air musim dingin di wilayah Delta Sungai Yangtze dirilis pada Selasa (1/8), kata Biro Kehutanan Shanghai.Menurut survei terbaru, 109 spesies unggas air dengan total populasi lebih dari 1,15 juta ekor terlihat di wilayah tersebut, yang menetap di wilayah tersebut selama musim dingin.Dari seluruh spesies unggas yang tercatat di tempat tersebut, 16 di antaranya merupakan spesies yang tergolong terancam secara global, dengan dua spesies sangat terancam punah (critically endangered/CE), lima terancam punah (endangered species/EN) dan sembilan berstatus rentan yang masuk dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah Uni Internasional untuk Konservasi Alam (International Union for Conservation of Nature/IUCN).Selain itu, 29 spesies berstatus di bawah perlindungan utama di China.Survei tersebut, yang dipimpin oleh Biro Kehutanan Shanghai, dilakukan oleh lebih dari 150 peneliti dalam 19 tim survei pada Januari, yang mencakup 118 lahan basah pesisir dan pedalaman di wilayah itu.Wilayah Delta Sungai Yangtze adalah sebuah lokasi penting di sepanjang rute burung yang bermigrasi di seluruh dunia. Informasi terkait yang dicatat oleh survei tersebut diharapkan dapat memberikan dasar ilmiah untuk perlindungan lebih lanjut terhadap unggas air dan habitatnya serta menjadi contoh dan dukungan data untuk koordinasi regional mengenai pelestarian keanekaragaman hayati, kata tim survei itu.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

NASA umumkan penyedia layanan peluncuran untuk eksperimen pemanasan Arktika
Indonesia
•
22 Aug 2023

Penelitian di Australia temukan pendekatan baru untuk obati kanker agresif
Indonesia
•
22 Nov 2025

Sistem udara nirawak komersial yang dikembangkan China siap lakukan penerbangan perdana
Indonesia
•
06 Apr 2024

Muatan ilmiah dari satelit ‘reusable’ dan ‘returnable’ pertama China dikirim ke pengguna
Indonesia
•
25 Oct 2024


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
