
Dana pensiun Swedia jalani investigasi usai rugi besar dalam krisis perbankan AS

Orang-orang berbelanja di sebuah toko di Stockholm, Swedia, pada 6 Februari 2023. (Xinhua/Wei Xuechao)
Dana pensiun Swedia yang mengalami kerugian dalam jumlah besar setelah berinvestasi di bank-bank ceruk (niche) di Amerika Serikat (AS) yang kemudian kolaps akan menjalani investigasi.
Stockholm, Swedia (Xinhua) – Dana pensiun Swedia Alecta yang mengalami kerugian dalam jumlah besar setelah berinvestasi di bank-bank ceruk (niche) di Amerika Serikat (AS) yang kemudian kolaps akan menjalani investigasi, sebut badan pengawas keuangan negara itu pada Kamis (4/5).Penyelidikan tersebut akan menganalisis praktik-praktik manajemen risiko Alecta dan apakah pihak penyedia dana pensiun ini mematuhi peraturan-peraturan eksternal dan internal ketika berinvestasi di Silicon Valley Bank, First Republic Bank, dan Signature Bank, ungkap Otoritas Pengawasan Keuangan Swedia (Swedish Financial Supervisory Authority) dalam pernyataan persnya.
Orang-orang berbelanja di sebuah toko di Stockholm, Swedia, pada 6 Februari 2023. (Xinhua/Wei Xuechao)
Orang-orang mengunjungi sebuah mal di Stockholm, Swedia, pada 28 Februari 2023. (Xinhua/Wei Xuechao)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

‘E-commerce’ Indonesia siap sambut 2025 dengan peningkatan penjualan dan prospek yang menjanjikan
Indonesia
•
31 Dec 2024

Penjualan mobil merek China di Indonesia naik 79 persen pada Q1 2026
Indonesia
•
16 Apr 2026

‘Output’ energi China pada 2022 catat peningkatan stabil
Indonesia
•
09 Jan 2023

BPS: 1,06 juta wisman kunjungi Indonesia selama Januari-Agustus 2021
Indonesia
•
01 Oct 2021


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
