IMF sebut siap bantu rencana pemulihan utang Zimbabwe

Foto yang diabadikan pada 19 April 2022 ini menunjukkan Kantor Pusat Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Ting Shen)
Dana Moneter Internasional (IMF) menegaskan kembali kesiapannya untuk mendukung Zimbabwe dalam mengimplementasikan Program yang Dipantau oleh Staf (Staff Monitored Program/SMP) yang dapat membuka jalan bagi penghapusan tunggakan dan restrukturisasi utang di negara tersebut.
Harare, Zimbabwe (Xinhua) – Dana Moneter Internasional (IMF) menegaskan kembali kesiapannya untuk mendukung Zimbabwe dalam mengimplementasikan Program yang Dipantau oleh Staf (Staff Monitored Program/SMP) yang dapat membuka jalan bagi penghapusan tunggakan dan restrukturisasi utang di negara tersebut."IMF siap untuk mendukung Zimbabwe segera setelah otoritas negara itu siap," ujar Direktur Departemen Komunikasi IMF Julie Kozak dalam taklimat terakhir IMF tahun ini di Washington DC pada Kamis (7/12).Pada Juni tahun ini, otoritas Zimbabwe secara resmi meminta SMP kepada IMF, sebagai bagian dari peta jalan penyelesaian tunggakan dan penyelesaian utang yang telah disepakati dengan para kreditur multilateral dan bilateral pada awal tahun ini.
Foto yang diabadikan pada 26 Oktober 2023 ini menunjukkan sebuah aula konferensi di gedung parlemen baru Zimbabwe di Harare, Zimbabwe. (Xinhua/Zhang Baoping)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

China masih jadi sumber impor terbesar Israel pada 2024
Indonesia
•
23 Jan 2025

Perdagangan luar negeri Shanghai naik 5,3 persen pada Januari-Oktober 2022
Indonesia
•
22 Nov 2022

Indonesia bukukan rekor inflasi tahunan terendah pada Desember 2024
Indonesia
•
04 Jan 2025

Naiknya tingkat pengangguran diperkirakan menambah ketidakpastian dalam pemilu paruh waktu AS
Indonesia
•
19 Dec 2025
Berita Terbaru

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026
