Cendekiawan dan tokoh agama Islam dunia kunjungi Xinjiang, China

Anak-anak menyaksikan video melalui ponsel bersama anggota keluarga mereka di Desa Rasekam di Wilayah Otonom Etnis Tajik Taxkorgan, Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, pada 24 Februari 2022. (Xinhua/Ding Lei)
Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China membuat pencapaian luar biasa dalam hal antiterorisme dan deradikalisasi serta sepenuhnya menerapkan kebijakan negara terkait kebebasan beragama.
Beijing, China (Xinhua) – Daerah Otonom Uighur Xinjiang di China membuat pencapaian luar biasa dalam hal antiterorisme dan deradikalisasi serta sepenuhnya menerapkan kebijakan negara terkait kebebasan beragama, menurut sejumlah cendekiawan dan tokoh agama Islam terkemuka.Pada 8 hingga 11 Januari, Ali Rashid Al Nuaimi, ketua Dewan Komunitas Muslim Dunia, memimpin delegasi yang terdiri dari 30 lebih cendekiawan dan tokoh agama Islam dari 14 negara untuk mengunjungi Xinjiang.Setelah melihat pameran tentang antiterorisme dan deradikalisasi Xinjiang di ibu kota regional Urumqi, delegasi tersebut mengatakan mereka percaya bahwa Xinjiang telah membuat pencapaian luar biasa dalam hal antiterorisme dan deradikalisasi serta mewujudkan koeksistensi damai antara semua kelompok etnis dan keharmonisan sosial, kata Xu Guixiang, juru bicara pemerintah daerah Xinjiang, dalam konferensi pers yang diadakan di Beijing.Delegasi itu mengunjungi Institut Islam Xinjiang dan sejumlah masjid di Urumqi dan di Kota Kashgar. Mereka percaya bahwa Xinjiang telah sepenuhnya menerapkan kebijakan China terkait kebebasan beragama, memastikan aktivitas keagamaan yang normal sesuai dengan undang-undang, dan secara aktif mendukung kerukunan dari segi agama, sosial, dan etnis, kata Elijian Anayit, yang juga merupakan juru bicara pemerintah daerah Xinjiang.Usai mengunjungi sebuah museum di Urumqi serta sebuah aula peringatan dan kota tua di Kashgar, dan juga menonton pertunjukan seni Uighur Muqam, mereka melihat bahwa Xinjiang sangat mengutamakan perlindungan dan pengembangan budaya tradisional murni dari kelompok etnis minoritas, dan bahwa seluruh kelompok etnis menghormati, menghargai, dan belajar dari satu sama lain dalam hal budaya, papar Xu.Mereka juga mengunjungi Area Pelabuhan Darat Internasional Urumqi.Delegasi tersebut mengatakan bahwa Xinjiang membuat pencapaian luar biasa dalam mempercepat pembangunan area inti Sabuk Ekonomi Jalur Sutra di bawah Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra, dan mereka berharap dapat memperdalam pertukaran dan kerja sama antara negara-negara Islam dan Xinjiang di bidang-bidang seperti ekonomi serta sains dan teknologi, kata Xu.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Ada bias dalam catatan medis di AS terhadap pasien kulit hitam
Indonesia
•
22 Aug 2025

Pesantren Al WAFI diharapkan lahirkan generasi Islam baru Indonesia
Indonesia
•
07 Jun 2023

Feature – Teknologi tenaga surya China bantu terangi kamp pengungsi di Kenya
Indonesia
•
02 Jul 2024

Batik Indonesia terdokumentasi dalam aplikasi digital “iWareBatik”
Indonesia
•
18 Aug 2020
Berita Terbaru

Pumpunan – Hari ke-2 Olimpiade Musim Dingin 2026: Kecelakaan Lindsey Vonn, Sander Eitrem pecahkan rekor seluncur cepat Olimpiade
Indonesia
•
09 Feb 2026

Feature – Atlet seluncur cepat China beri penghormatan kepada kakek saat debut di Olimpiade Musim Dingin
Indonesia
•
09 Feb 2026

Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina dibuka dengan upacara di sejumlah ‘venue’, soroti harmoni
Indonesia
•
08 Feb 2026

Upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milan-Cortina tampilkan budaya Italia
Indonesia
•
08 Feb 2026
