
COVID-19 – Layanan rumah sakit di Beijing ditingkatkan di tengah pengendalian infeksi

Foto dokumentasi ini menunjukkan seorang pasien tengah dipindahkan ke ruang dialisis dari instalasi gawat darurat (IGD) Rumah Sakit Chao-Yang Beijing di Beijing, ibu kota China, pada 2 Mei 2022. (Xinhua/Chen Zhonghao)
Layanan rumah sakit Beijing ditingkatkan di tengah pengendalian penyebaran infeksi COVID-19, dengan otoritas setempat telah meminta pihak rumah sakit agar menghindari penutupan departemen-departemen yang penting, seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan maternitas, bahkan jika mereka terdampak kasus virus corona.
Beijing, China (Xinhua) – Otoritas Beijing pada Selasa (29/11) meminta pihak rumah sakit agar menghindari penutupan departemen-departemen yang penting, seperti instalasi gawat darurat (IGD) dan maternitas, bahkan jika mereka terdampak kasus COVID-19.Sejumlah departemen termasuk IGD, unit dialisis, ruang operasi, unit perawatan intensif (ICU), ruang persalinan, unit maternitas dan neonatal, tidak boleh ditutup kecuali benar-benar diperlukan, ujar Wang Xiao'e, Juru Bicara Komisi Kesehatan Kota Beijing.Manajemen tertutup di sejumlah rumah sakit yang terdampak virus COVID-19 harus dipersingkat seminimal mungkin dan dicabut sesegera mungkin, kata Wang dalam sebuah konferensi pers.Dia juga menyampaikan bahwa rumah sakit tidak boleh menolak pasien hemodialisis, ibu hamil, anak-anak, dan pasien yang mencari layanan radioterapi atau pertolongan pertama jika mereka tidak dapat menunjukkan hasil tes asam nukleat.Ibu kota China tersebut telah mengoptimalkan langkah-langkah pengendalian COVID-19 untuk meminimalkan dampak virus itu terhadap penghidupan masyarakat. Beijing telah meminta agar manajemen tertutup dicabut tepat pada waktunya di kompleks-kompleks perumahan yang telah memenuhi syarat dan mengizinkan pasar swalayan yang terdampak epidemi dibuka kembali usai ditutup selama satu hari.Pemerintah kota itu juga telah melarang pemasangan barikade di gerbang bangunan dan pintu masuk kompleks perumahan yang ada di area-area berisiko tinggi, serta meminta agar jalan tetap steril untuk transportasi medis, rute keluar darurat, dan penyelamatan.Beijing melaporkan 957 kasus terkonfirmasi COVID-19 yang ditularkan secara lokal dan 3.429 kasus lokal tanpa gejala pada Senin (28/11), setelah sebelumnya melaporkan 840 kasus penularan lokal dan 3.048 kasus lokal tanpa gejala pada Ahad (27/11).Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Fokus Berita – China latih 1.254 guru dari negara ASEAN dengan mode ‘Bahasa Mandarin + Kejuruan’
Indonesia
•
04 Apr 2024

Sekjen ASEAN Lim Jock Hoi berkabung atas wafatnya mantan presiden China Jiang Zemin
Indonesia
•
07 Dec 2022

Hamas sebut bantuan yang masuk ke Gaza hanya penuhi kurang dari 1 persen kebutuhan penduduk
Indonesia
•
26 May 2025

Selama ribuan tahun Mauritania jadi ‘target’ penuntut ilmu Islam
Indonesia
•
05 Aug 2022


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
