
Coca-Cola setuju kembali gunakan gula tebu asli untuk produk Coke

Ilustrasi. (Krisztian Matyas on Unsplash)
Coca-Cola mulai menggunakan sirup jagung fruktosa tinggi pada tahun 1980-an sebagai bagian dari upaya penghematan biaya. Dilaporkan bahwa perubahan bahan baku tersebut akan mengurangi masa simpan produk Coke dan meningkatkan biaya produksi.
New York City, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Window) – Perusahaan minuman ringan raksasa yang berbasis di Atlanta, The Coca-Cola Company, akan kembali menggunakan gula tebu asli dalam minuman soda andalannya Coke di Amerika Serikat (AS), ungkap Presiden AS Donald Trump pada Rabu (16/7) melalui media sosial."Saya telah berbicara dengan (pihak) Coca-Cola tentang penggunaan Gula Tebu ASLI dalam produk Coke di AS, dan mereka telah setuju untuk melakukannya," sebut Trump di Truth Social."Kami mengapresiasi antusiasme Presiden Trump terhadap merek ikonis kami, Coca-Cola. Detail lebih lanjut mengenai penawaran inovatif baru dalam jajaran produk Coca-Cola kami akan segera diumumkan," demikian bunyi pernyataan singkat dari Coca-Cola.Coca-Cola mulai menggunakan sirup jagung fruktosa tinggi pada tahun 1980-an sebagai bagian dari upaya penghematan biaya. Dilaporkan bahwa perubahan bahan baku tersebut akan mengurangi masa simpan produk Coke dan meningkatkan biaya produksi.Penggunaan pemanis buatan seperti sirup jagung fruktosa tinggi menuai kritik dari Menteri Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS Robert F. Kennedy Jr.Saat ini, Coca-Cola menawarkan versi minuman sodanya yang mengandung gula tebu, yang dikenal sebagai ‘Mexican Coke’ di AS.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Apple targetkan peluncuran iPhone 14 pada 7 September saat ekonomi goyah
Indonesia
•
18 Aug 2022

Jubir Kemenlu China sebut negara-negara GCC dan Iran adalah teman China
Indonesia
•
13 Dec 2022

Gangguan tarif global jadi peluang bagi Australia untuk kurangi hambatan perdagangan
Indonesia
•
10 Jul 2025

Area tumbuh kopi dan alpukat Indonesia diprediksi turun karena perubahan iklim
Indonesia
•
07 Feb 2022


Berita Terbaru

Harga energi Eropa berfluktuasi tajam di tengah perubahan sinyal AS-Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ekonomi Asia diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026
Indonesia
•
25 Mar 2026

Harga buah di Malaysia diperkirakan naik akibat gangguan pengiriman di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026
