
Tahap kedua pembangunan ‘pabrik cerdas’ migas lepas pantai pertama China dimulai

‘Pabrik cerdas’ manufaktur peralatan minyak dan gas lepas pantai pertama China telah memulai pembangunan tahap keduanya di Kota Tianjin, China utara. (Xinhua)
CNOOC Tianjin Intelligent Manufacturing Base menerapkan banyak teknologi canggih, seperti 5G, mahadata (big data) industri, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence), untuk mewujudkan proses cerdas mulai dari kontrol proyek, konstruksi workshop, hingga manajemen pabrik.
Tianjin, China (Xinhua) – ‘Pabrik cerdas’ manufaktur peralatan minyak dan gas lepas pantai pertama China baru-baru ini telah memulai pembangunan tahap keduanya di Kota Tianjin, China utara.CNOOC Tianjin Intelligent Manufacturing Base di Kawasan Baru Binhai di Tianjin bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan transformasi digital industri tersebut, serta meningkatkan ketahanan energi nasional.Mencakup area seluas sekitar 18.800 meter persegi, proyek tersebut akan membangun sebuah lini produksi cerdas saluran pipa struktural dengan kapasitas pemrosesan tahunan sebesar 22.000 ton, yang dapat diintegrasikan dengan sistem eksekusi produksi dan sistem digital twin, guna mewujudkan otomatisasi dan kecerdasan prafabrikasi saluran pipa struktural, pengiriman, pengumpulan data, dan pemeriksaan kualitas."Setelah rampungnya tahap kedua proyek tersebut, basis ini akan membentuk empat pusat produksi cerdas yang terdiri dari lini produksi bagian pesawat, lini produksi pipa proses, lini produksi pipa struktural, dan gudang tiga dimensi otomatis, yang akan menaikkan kapasitas produksi tahunan basis itu dari 33.000 ton menjadi 88.000 ton," jelas Chief Engineer CNOOC Tianjin cabang konstruksi, Liu Yuxi.Sebagai basis penerapan demonstrasi manufaktur cerdas dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China serta basis demonstrasi transformasi digital perusahaan-perusahaan utama China, CNOOC Tianjin Intelligent Manufacturing Base menerapkan banyak teknologi canggih, seperti 5G, mahadata (big data) industri, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence), untuk mewujudkan proses cerdas mulai dari kontrol proyek, konstruksi workshop, hingga manajemen pabrik.Sejak resmi beroperasi pada 2022, efisiensi seluruh lini produksi di basis tersebut meningkat sebesar 25 persen, efisiensi konstruksi komprehensif pun meningkat 12 persen, dan efisiensi perakitan akhir naik sekitar 30 persen dibandingkan moda manufaktur tradisional, sehingga menyediakan moda pengoperasian dan manajemen cerdas digital yang dapat ditiru dan dipromosikan untuk industri peralatan minyak dan gas lepas pantai China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar sebut teknologi kapal dan peralatan kelautan China semakin maju
Indonesia
•
05 Apr 2023

COVID-19 – Jangka waktu kekebalan vaksin Sputnik V Rusia lebih 2 tahun
Indonesia
•
04 Feb 2021

66 taksa tumbuhan baru ditemukan di China pada 2023
Indonesia
•
04 Jan 2024

Lupa mimpi indikasikan risiko awal penyakit Alzheimer
Indonesia
•
08 Apr 2026


Berita Terbaru

Feature – Tak perlu tutup jalan, teknologi China bikin jembatan ‘pintar’ bisa pantau kondisinya sendiri
Indonesia
•
17 Jul 2026

Sel Surya tandem perovskit-organik bisa menyala terus 625 jam, tetap pertahankan 90 persen performanya
Indonesia
•
17 Jul 2026

Teknologi laser bisa deteksi minuman beralkohol palsu tanpa membuka botol
Indonesia
•
17 Jul 2026

ITB perkuat kerja sama riset energi, garap AI, hidrogen, hingga teknologi penangkap karbon
Indonesia
•
17 Jul 2026
