China gelar upacara penghormatan untuk korban longsor Gyirong: 16 tewas, 546 masih hilang

Tim penyelamat mengheningkan cipta untuk mengenang para korban tanah longsor 26 Agustus di dekat Pelabuhan Gyirong di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 1 September 2026. (Xinhua/Jigme Dorje)

Gyirong, China, 1 September (Xinhua/Indonesia Window) – Upacara peringatan digelar pada Selasa (1/9) pagi waktu setempat di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, untuk mengenang para korban tanah longsor 26 Agustus yang menimbulkan jumlah korban yang besar dan menyebabkan banyak orang hilang.

Upacara peringatan tersebut berlangsung di Biro Keamanan Publik Xigaze Cabang Pelabuhan Gyirong dan di lokasi-lokasi penyelamatan.

Tim penyelamat, pejabat setempat, dan warga mengheningkan cipta sejenak untuk mengenang para korban.

Tim penyelamat mengheningkan cipta untuk mengenang para korban tanah longsor 26 Agustus di lokasi penyelamatan di wilayah Gyirong, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, pada 1 September 2026. (Xinhua/Lu Wenkai)

Longsor mematikan tersebut, yang disebabkan oleh longsoran es dan batu di Nepal, menerjang Pelabuhan Gyirong pada 26 Agustus, menewaskan 16 orang dan menyebabkan 546 lainnya hilang di pelabuhan perbatasan tersebut, menurut laporan terbaru pemerintah daerah setempat.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait