
China dan Rusia gelar putaran baru konsultasi keamanan strategis

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kompleks Forumlar Majmuasi di Samarkand, Uzbekistan, pada 15 September 2022. Xi bertemu dengan Putin di Samarkand untuk bertukar pandangan tentang hubungan China-Rusia serta isu-isu internasional dan regional yang menjadi kepentingan bersama. (Xinhua/Ju Peng)
Konsultasi Keamanan Strategis China dan Rusia putaran ke-17 menguatkan komitemen untuk mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SCO (the Shanghai Cooperation Organisation) Samarkand, dan meningkatkan rasa saling percaya.
Fuzhou, China (Xinhua) – Yang Jiechi, Anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), pada Senin (19/9) memimpin Konsultasi Keamanan Strategis Putaran ke-17 antara China dan Rusia bersama Sekretaris Dewan Keamanan Federasi Rusia Nikolai Patrushev di Provinsi Fujian, China timur.Kedua pihak sepakat untuk terus memanfaatkan mekanisme konsultasi itu secara positif, mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) SCO (the Shanghai Cooperation Organisation) 2022 di Samarkand, Uzbekistan pada 15-16 September, dan meningkatkan rasa saling percaya.Mereka juga sepakat untuk saling mendukung dalam menempuh jalur pembangunan yang sesuai dengan kondisi masing-masing negara, bersama-sama melindungi stabilitas strategis global, serta terus mengonsolidasikan dan memperkaya konten dari koordinasi kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.Yang, yang juga merupakan Direktur Kantor Komisi Urusan Luar Negeri Komite Sentral CPC, mengatakan bahwa di bawah pedoman strategis kedua kepala negara, hubungan China-Rusia berhasil mempertahankan momentum perkembangan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir.Dia menuturkan bahwa kedua negara terus memperdalam koordinasi strategis dan saling memberikan dukungan kuat terkait isu-isu yang melibatkan kepentingan inti dan keperhatian utama masing-masing negara. Yang menambahkan bahwa kerja sama kedua negara di berbagai bidang telah berkembang.Kedua negara bersama-sama menjunjung tinggi sistem internasional dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai intinya dan tatanan internasional yang didasarkan pada hukum internasional.China-Rusia juga melindungi kesetaraan dan keadilan global, serta menyajikan model hubungan antara negara-negara besar dengan rasa saling menghormati, koeksistensi damai, dan kerja sama yang saling menguntungkan bagi komunitas global, imbuh Yang.China siap bekerja sama dengan Rusia untuk sepenuhnya mengimplementasikan konsensus yang dicapai oleh kedua kepala negara untuk terus memperdalam kepercayaan politik dan koordinasi strategis guna membangun lingkungan eksternal yang lebih aman dan stabil bagi pembangunan kedua negara, papar Yang. Dia menambahkan bahwa China siap memberikan lebih banyak kontribusi dalam melindungi kepentingan bersama kedua negara serta keamanan dan stabilitas dunia.Patrushev menuturkan bahwa Rusia mematuhi prinsip Satu China dan dengan tegas mendukung langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah China untuk melindungi kedaulatan dan integritas teritorial terkait masalah Taiwan. Rusia siap mempertahankan komunikasi strategis yang erat dengan China, memperdalam kerja sama pragmatis di berbagai bidang, dan terus memperkuat koordinasi dan kerja sama di sejumlah organisasi internasional.Dalam Konsultasi Keamanan Strategis China-Rusia tersebut, kedua pihak juga bertukar pandangan mendalam terkait penjagaan keamanan strategis global, situasi di kawasan Asia-Pasifik, Afghanistan, Ukraina, dan isu-isu lainnya.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Dewan Keamanan PBB kecam serangan teror di Dagestan, Rusia
Indonesia
•
29 Jun 2024

Hongaria ambil alih presidensi UE pascapembentukan aliansi sayap kanan ekstrem baru
Indonesia
•
02 Jul 2024

Israel kembali serang gedung tinggi di Gaza City, buru pemimpin Hamas usai serang Qatar
Indonesia
•
11 Sep 2025

COVID-19 – Rusia targetkan kekebalan kelompok dicapai dalam 3 bulan
Indonesia
•
26 Nov 2021


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
