
China akan buat kebijakan moneter lebih tertarget dan efektif

Foto dokumentasi menunjukkan seorang pekerja sedang menghitung mata uang renminbi (RMB) China di sebuah bank di Linyi, Provinsi Shandong, China timur. (Xinhua/Zhang Chunlei)
Kebijakan moneter China akan dibuat lebih tertarget dan efektif untuk memfasilitasi pemulihan serta peningkatan ekonomi secara keseluruhan, dengan terus memastikan kelancaran investasi dan pembiayaan proyek infrastruktur, serta meningkatkan layanan keuangan untuk sektor perdagangan luar negeri, terutama dalam hal perdagangan dengan emerging economy dan negara-negara berkembang.
Beijing, China (Xinhua) – China akan membuat kebijakan moneter hati-hati mereka lebih tertarget dan efektif untuk memfasilitasi pemulihan serta peningkatan ekonomi secara keseluruhan, demikian disampaikan seorang pejabat senior.Dalam sebuah wawancara dengan Xinhua, Ketua Komisi Regulasi Perbankan dan Asuransi China Guo Shuqing menyoroti perluasan permintaan efektif dan pendalaman reformasi sisi penawaran sebagai fokus kebijakan moneter China pada 2023."Mengubah total pendapatan saat ini menjadi konsumsi dan investasi semaksimal mungkin menjadi kunci bagi pemulihan ekonomi yang lebih cepat serta pertumbuhan berkualitas tinggi, dan jasa keuangan dapat menawarkan banyak hal dalam prosesnya," kata Guo.Guo menjelaskan tujuan dan tugas dari kebijakan keuangan China tahun ini, seraya mengatakan bahwa komisi tersebut akan berupaya meningkatkan pendapatan kelompok berpenghasilan rendah dan menengah, serta mereka yang paling terdampak epidemi, melalui berbagai jalur, mendorong pembelian barang-barang berharga tinggi seperti rumah dan mobil, serta meningkatkan dukungan bagi konsumsi jasa.China juga akan terus memastikan kelancaran investasi dan pembiayaan proyek infrastruktur, serta meningkatkan layanan keuangan untuk sektor perdagangan luar negeri, terutama dalam hal perdagangan dengan emerging economy dan negara-negara berkembang, menurut Guo.Guo berjanji akan lebih mencondongkan kebijakan moneter ke perusahaan-perusahaan swasta, dengan langkah-langkah untuk mempertahankan pertumbuhan total kredit yang efektif dan menurunkan biaya finansial keseluruhan untuk perusahaan swasta.Mengenai perusahaan platform internet, Guo menuturkan pengawasan akan dilakukan secara rutin dan dukungan akan diberikan guna membantu mereka memainkan peran yang lebih besar dalam hal penciptaan lapangan kerja dan persaingan global.Guo juga menekankan pentingnya mempromosikan sirkulasi yang sehat antara sektor real estate dan keuangan.China akan berupaya memastikan distribusi perumahan prapenjualan, berfokus pada peningkatan neraca pengembang real estate terkemuka, dan berupaya mendorong transisi industri properti ke model pengembangan baru, tuturnya.Terkait nilai tukar mata uang renminbi, Guo memperkirakan China akan mempertahankan fluktuasi dua arah, dengan momentum penguatan secara keseluruhan dalam jangka menengah dan panjang.Menyebut bahwa keterbukaan finansial China telah memasuki fase baru dalam beberapa tahun terakhir, Guo berjanji bahwa negara itu tidak akan menghentikan upaya keterbukaan finansialnya. China akan menyederhanakan lebih lanjut prosedur bagi investor asing untuk memasuki pasar China serta terus memperluas keterbukaan institusional, ungkap Guo.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Malaysia mulai ekspor durian segar ke China
Indonesia
•
25 Aug 2024

Ekonom Brasil peringatkan pembatasan perdagangan oleh AS dapat percepat fragmentasi ekonomi global
Indonesia
•
20 Dec 2025

‘Output’ batu bara China naik pada Desember 2022
Indonesia
•
25 Jan 2023

IHSG anjlok tajam pada pembukaan perdagangan, Bursa Saham Indonesia tutup 30 Menit
Indonesia
•
09 Apr 2025


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
