BMW tarik ratusan ribu unit kendaraan terkait risiko kebakaran akibat ‘starter’

Orang-orang mengunjungi area pameran BMW di zona Ruang Terbuka di ajang IAA Mobility 2025 di Munich, Jerman, pada 11 September 2025. (Xinhua/Zhang Fan)

Produsen mobil Jerman BMW menarik kembali ratusan ribu unit kendaraannya di seluruh dunia dikarenakan adanya cacat teknis yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

 

Berlin, Jerman (Xinhua/Indonesia Window) – Produsen mobil Jerman, BMW, menarik kembali ratusan ribu unit kendaraannya di seluruh dunia dikarenakan adanya cacat teknis yang berpotensi menimbulkan risiko kebakaran, demikian disampaikan perusahaan tersebut pada Rabu (11/2).

Produsen mobil yang berbasis di Munich itu tidak mengungkapkan angka pastinya secara global, tetapi mengatakan bahwa 28.582 unit kendaraan terdampak di Jerman. Publikasi industri kfz-betrieb pada Selasa (10/2) melaporkan bahwa hingga 575.000 unit mungkin terlibat secara global.

Perusahaan otomotif tersebut menelusuri masalah ini pada sistem starter. Volume penyalaan mesin yang tinggi dapat menyebabkan keausan yang berlebihan pada sakelar, yang berpotensi menyebabkan korsleting. Dalam kasus yang jarang terjadi, malafungsi tersebut dapat memicu kebakaran kendaraan saat sedang beroperasi.

Penarikan kembali ini berdampak pada sejumlah model, termasuk BMW seri 2, 3, 4, dan 5 yang diproduksi antara Juli 2020 hingga Juli 2022.

Langkah terbaru ini menyusul penarikan pada September, ketika BMW menarik lebih dari 130.000 unit kendaraan di Jerman dan 200.000 unit di Amerika Serikat dikarenakan risiko kebakaran serupa yang berkaitan dengan starter, serta unit-unit tambahan di pasar lain.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait