PM Australia kecam Israel terkait blokade pasokan bantuan ke Gaza

Pengungsi terlihat di sebuah tempat penampungan sementara di area pelabuhan di Gaza City bagian barat pada 21 Mei 2025. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Blokade makanan dan bahan kebutuhan kepada orang-orang yang membutuhkan di Gaza sebagai tindakan yang sangat tidak dapat diterima.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese mengecam pembatasan bantuan Israel ke Gaza sebagai hal yang "tidak dapat diterima."Albanese pada Senin (26/5) menjelaskan bahwa blokade makanan dan bahan kebutuhan kepada orang-orang "yang membutuhkan" di Gaza sebagai tindakan yang "sangat tidak dapat diterima" dan mengatakan bahwa dia telah menyampaikan posisi Australia secara langsung kepada pemerintah Israel."Kami menganggap alasan dan penjelasan Israel sama sekali tidak dapat diterima dan tidak memiliki kredibilitas," katanya kepada para wartawan di Canberra."Orang-orang kelaparan. Gagasan bahwa negara demokratis menahan pasokan adalah sebuah kekejian. Itu posisi saya yang jelas."
Foto yang diabadikan pada 30 April 2025 ini menunjukkan tenda-tenda para pengungsi di sebuah tempat penampungan sementara di Gaza City. Angin kencang yang membawa debu melanda Jalur Gaza pada Rabu (30/4). (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

UNRWA hadapi tekanan besar di tengah seruan pembubaran dan pembekuan pendanaan
Indonesia
•
25 Feb 2024

Tanmiah Food Company tanam satu juta pohon di Arab Saudi pada 2025
Indonesia
•
12 Nov 2021

Israel tarik pasukannya dari Ramallah usai lancarkan serangan skala besar
Indonesia
•
28 Aug 2025

Thailand-China luncurkan program pelatihan gabungan untuk talenta ‘e-commerce’
Indonesia
•
08 Mar 2023
Berita Terbaru

Kolaborasi ponpes tahfizh MSQ dengan Indonesia Window tingkatkan kapasitas dakwah
Indonesia
•
30 Jan 2026

Antisipasi wabah Nipah, Singapura akan terapkan pemeriksaan suhu tubuh di bandara
Indonesia
•
30 Jan 2026

Kasus bunuh diri anak di Jepang catat rekor tertinggi pada 2025
Indonesia
•
30 Jan 2026

Australia pantau ketat wabah virus Nipah
Indonesia
•
30 Jan 2026
