
Blok Amerika Latin dukung Kuba lindungi kedaulatannya

Seorang pengunjuk rasa memegangi bendera nasional Kuba dan Venezuela di depan gedung Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Havana, ibu kota Kuba, pada 3 Januari 2026, dalam sebuah acara yang memprotes agresi militer AS di Venezuela. (Xinhua/Joaquin Hernandez)
Blok Amerika Latin memuji kebijakan luar negeri Kuba yang telah lama dijalankan, serta komitmennya terhadap kerja sama internasional, solidaritas antarbangsa, dan penghormatan terhadap norma-norma hukum internasional.
Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Bolivarian Alliance for the Peoples of Our America-Peoples' Trade Treaty (ALBA-TCP) pada Selasa (13/1) menyatakan dukungan bagi rakyat dan pemerintah Kuba dalam melindungi kedaulatan negara mereka.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis di situs resminya dan dibagikan oleh Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil melalui media sosial, ALBA-TCP mengatakan dukungan itu didasarkan pada pembelaan yang adil atas kedaulatan dan kemerdekaan Kuba, serta hak sah negara itu untuk menentukan nasib sendiri dan mengembangkan hubungan persahabatan serta kerja sama dengan negara lain sesuai dengan hukum internasional.
Pernyataan tersebut menegaskan kembali bahwa Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menjadi landasan bagi koeksistensi damai antarnegara, termasuk prinsip-prinsip kesetaraan kedaulatan, nonintervensi, penyelesaian sengketa secara damai, serta hak setiap negara untuk menentukan proyek politik, ekonomi, dan sosialnya.
Blok itu memuji kebijakan luar negeri Kuba yang telah lama dijalankan, serta komitmennya terhadap kerja sama internasional, solidaritas antarbangsa, dan penghormatan terhadap norma-norma hukum internasional.
ALBA-TCP juga menyerukan kepada komunitas internasional untuk terus mendukung Kuba, sejalan dengan resolusi mayoritas yang berulang kali diadopsi oleh Majelis Umum PBB yang mendesak pencabutan blokade ekonomi, perdagangan, dan keuangan yang diberlakukan oleh Amerika Serikat guna membantu mendorong perdamaian.
ALBA-TCP merupakan organisasi antarpemerintah regional yang bertujuan mewujudkan integrasi sosial, politik, dan ekonomi negara-negara Amerika Latin dan Karibia.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping tekankan pentingnya mengutamakan rakyat dalam perjalanan baru
Indonesia
•
14 Mar 2023

Sepekan jelang pilpres AS, Trump dan Harris bersaing ketat
Indonesia
•
01 Nov 2024

Diplomat Hongaria janji jadikan Majelis Umum PBB lebih berdampak
Indonesia
•
13 Sep 2022

Truss mundur sebagai perdana menteri Inggris setelah enam pekan menjabat
Indonesia
•
21 Oct 2022


Berita Terbaru

Trump klaim Iran terus minta kesepakatan, perang diprediksi berakhir tahun ini
Indonesia
•
14 Sep 2026

Lebih dari 500 tentara tewas dan 1.500 luka, serangan Houthi ubah peta perang Yaman
Indonesia
•
14 Sep 2026

Opini – Memulihkan kepercayaan: Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
Indonesia
•
15 Sep 2026

Lebih dari 720.000 pelajar Palestina kehilangan akses ke pendidikan dasar
Indonesia
•
15 Sep 2026
