
The Hill: AS butuh pengeluaran yang cerdas untuk hindari paradoks perawatan kesehatan

Patung anjing yang memakai masker terlihat di luar sebuah rumah sakit di New York, Amerika Serikat, pada 6 September 2021. (Xinhua/Wang Ying)
Biaya perawatan kesehatan di Amerika Serikat semakin besar dibandingkan negara lain mana pun di dunia, namun outcome-nya tertinggal dibandingkan negara-negara maju lainnya.
New York City, AS (Xinhua) – Amerika Serikat (AS) mengeluarkan biaya yang semakin besar untuk perawatan kesehatan dibandingkan negara lain mana pun di planet ini, namun outcome-nya tertinggal dibandingkan negara-negara maju lainnya, lansir laman situs berita politik AS The Hill pada Selasa (6/6)."Fakta yang memalukan ini membuat kita terobsesi untuk memangkas biaya perawatan kesehatan, mungkin agar biaya yang lebih rendah mencerminkan nilai yang lebih rendah dari investasi perawatan kesehatan kita," menurut laporan itu.Data baru yang dikumpulkan oleh KFF-Peterson Health System Tracker memberikan pengingat tepat waktu tentang urgensi untuk mengubah pola pengeluaran AS dengan berinvestasi pada penggerak nonmedis, atau penentu sosial, di bidang kesehatan, lanjut laporan tersebut.Data baru menunjukkan bahwa dari 2011 hingga 2019, meskipun AS meningkatkan investasinya dalam pembelanjaan sosial, negara tersebut terus berinvestasi secara berlebihan di bidang kesehatan dibandingkan dengan pembelanjaan sosial, sedangkan negara-negara yang setara terus melakukan hal yang sebaliknya, tulis laporan itu."Selama periode waktu yang sama, outcome kesehatan AS terus tertinggal dari negara-negara setara, dan dalam beberapa kasus, kesenjangannya semakin besar," catatnya.AS harus berinvestasi lebih besar di tahap awal pembuatan kebijakan untuk meningkatkan outcome pelayanan kesehatannya. "Jika kita akan membelanjakan hampir 20 persen dari pendapatan domestik bruto (PDB) untuk kesehatan, kita berhak mendapatkan nilai yang lebih baik," tambah laporan.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PBB alokasikan 28,6 juta dolar AS untuk bantuan kemanusiaan di Somalia
Indonesia
•
23 Aug 2024

Laporan sebut lebih dari 1 juta rumah tangga di Afrika Selatan terdampak pembobolan rumah
Indonesia
•
29 Aug 2024

China rilis daftar kandidat istilah populer dalam bahasa Mandarin tahun 2023
Indonesia
•
22 Nov 2023

UNICEF sebut 11 juta anak Yaman butuh bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
27 Mar 2023


Berita Terbaru

Hadapi penyakit langka, kawasan Asia-Pasifik luncurkan aliansi genomik
Indonesia
•
11 May 2026

Penggemar sepak bola diimbau waspadai penipuan tiket jelang Piala Dunia
Indonesia
•
11 May 2026

Delegasi Universitas Negeri Yogyakarta kunjungi universitas di Beijing, bahas pertukaran akademis
Indonesia
•
10 May 2026

Seluruh penumpang kapal terdampak hantavirus menjadi kontak "berisiko tinggi"
Indonesia
•
10 May 2026
