
Penelitian ungkap olahraga 30 menit dapat tingkatkan jumlah sel pembunuh kanker

Para siswa bermain saat waktu istirahat di sebuah sekolah dasar di Liugou yang terletak di wilayah Jishishan, Provinsi Gansu, China barat laut, pada 25 Desember 2023. (Xinhua/Chen Bin)
Berolahraga selama 30 menit dapat meningkatkan proporsi sel darah putih pembunuh tumor di dalam aliran darah pasien kanker payudara.
Helsinki, Finlandia (Xinhua) – Sebuah penelitian terbaru di Finlandia mengungkap bahwa berolahraga, bahkan hanya selama 30 menit, dapat meningkatkan proporsi sel darah putih pembunuh tumor di dalam aliran darah pasien kanker payudara.Menurut sebuah rilis pers yang diterbitkan oleh Universitas Turku pada Rabu (3/7), sebanyak 20 pasien kanker payudara yang baru didiagnosis tetapi belum memulai pengobatan kanker berpartisipasi dalam penelitian ini.Selama penelitian, para pasien mengayuh ergometer sepeda selama 30 menit dengan tingkat resistansi yang mereka tentukan sendiri. Para pasien ini diambil sampel darahnya saat beristirahat sebelum, di tengah, dan setelah waktu olahraga.Hasil penelitian mengungkapkan bahwa selama berolahraga, jumlah beberapa jenis sel darah putih meningkat di dalam aliran darah pasien. Jumlah sel T sitotoksik pembunuh kanker dan sel pembunuh alami (natural killer/NK) meningkat paling banyak."Kami menemukan bahwa selama berolahraga, jumlah dan proporsi sel penghancur kanker meningkat di dalam aliran darah, sedangkan proporsi sel pemicu kanker tetap sama atau menurun," kata Tiia Koivula, seorang peneliti doktoral di Universitas Turku, dalam rilis pers tersebut.Koivula menambahkan bahwa dalam penelitian praklinis, sel-sel penghancur kanker teramati bermigrasi ke area tumor.Penelitian ini juga menemukan bahwa makin besar tumor, makin sedikit peningkatan jumlah sel NK.Sel darah putih, yang merupakan sel dalam sistem kekebalan tubuh manusia, bekerja melawan kanker, bakteri, dan virus. Namun, tidak semua sel darah putih menghancurkan sel kanker, beberapa bahkan dapat mendorong pertumbuhan kanker. Jenis sel terpenting yang menghancurkan sel kanker adalah sel T sitotoksik dan sel NK. Sementara itu, sel-sel yang mendorong pertumbuhan kanker termasuk sel T pengatur (regulatory T cell) dan sel penekan yang berasal dari mieloid (myeloid-derived suppressor cell), papar universitas itu dalam rilis pers.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

LIPI gunakan aplikasi MONMANG pantau mangrove
Indonesia
•
07 Aug 2020

Ilmuwan China berhasil petakan jaringan otak kera makaka
Indonesia
•
17 May 2024

Fasilitas penyimpanan gas alam terbesar China catat rekor ekstraksi harian
Indonesia
•
21 Dec 2023

Ilmuwan China berhasil kloning padi hibrida, tak perlu benih baru setiap tahun
Indonesia
•
26 Jul 2026


Berita Terbaru

China bantah AI-nya “meniru” AS: Kami membangunnya dengan kekuatan sendiri
Indonesia
•
10 Sep 2026

XPeng mulai produksi massal robot humanoid, IRON siap dijual ke dunia pada 2027
Indonesia
•
09 Sep 2026

Makam berusia lebih dari 4.000 tahun ditemukan di Saqqara, Mesir
Indonesia
•
09 Sep 2026

Huawei habiskan 319 triliun rupiah untuk riset, Mate XT 2 dan cip baru jadi hasilnya
Indonesia
•
07 Sep 2026
