
COVID-19 – Penelitian: Komponen bergamottin dalam jeruk hambat infeksi virus

Grapefruit atau jeruk Bali mengandung banyak bergamottin atau senyawa furanocoumarin yang berpotensi menghambat infeksi COVID-19 tipe liar serta varian Alpha dan Beta. (ExplorerBob from Pixabay)
Ilustrasi. Uji coba pada hewan menemukan bahwa pemberian bergamottin secara oral ke hamster Suriah dengan dosis 50 mg/kg dan 75 mg/kg mengurangi kadar virus COVID-19 di tulang hidung dan jaringan paru-paru mereka. (iStock by Getty Images)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Provinsi Hainan di China tingkatkan upaya perlindungan owa langka yang terancam punah
Indonesia
•
25 Oct 2023

Ilmuwan China kembangkan ‘e-skin’ untuk beri robot indra peraba
Indonesia
•
07 Apr 2023

Tim ilmuwan China ekstraksi inti es terpanjang di dunia di luar kawasan kutub
Indonesia
•
30 Oct 2024

COVID-19 – Relawan uji vaksin Vector Rusia tidak menunjukkan efek samping
Indonesia
•
22 Aug 2020


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
