
COVID-19 – Penelitian: Komponen bergamottin dalam jeruk hambat infeksi virus

Grapefruit atau jeruk Bali mengandung banyak bergamottin atau senyawa furanocoumarin yang berpotensi menghambat infeksi COVID-19 tipe liar serta varian Alpha dan Beta. (ExplorerBob from Pixabay)
Ilustrasi. Uji coba pada hewan menemukan bahwa pemberian bergamottin secara oral ke hamster Suriah dengan dosis 50 mg/kg dan 75 mg/kg mengurangi kadar virus COVID-19 di tulang hidung dan jaringan paru-paru mereka. (iStock by Getty Images)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tim ilmuwan AS gunakan data satelit untuk evaluasi pemulihan hutan pascakarhutla
Indonesia
•
10 Jul 2025

COVID-19 – Ahli: Koktail antibodi efektif pada tahap awal
Indonesia
•
03 Nov 2020

China kenalkan teknologi AI mirip neuron otak untuk komputasi efisien generasi baru
Indonesia
•
09 Sep 2025

China jajaki penerapan energi nuklir untuk kurangi emisi karbon dalam industri petrokimia
Indonesia
•
21 Jun 2024


Berita Terbaru

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rusia targetkan pembangunan PLTN di Bulan dalam 5-7 tahun
Indonesia
•
20 Mar 2026

Akumulasi debu sejak 130.000 tahun silam dorong perubahan iklim di Asia
Indonesia
•
17 Mar 2026

Tim peneliti internasional kembangkan implan cetak 3D untuk perbaiki kerusakan jaringan
Indonesia
•
17 Mar 2026
