COVID-19 – Penelitian: Komponen bergamottin dalam jeruk hambat infeksi virus

Grapefruit atau jeruk Bali mengandung banyak bergamottin atau senyawa furanocoumarin yang berpotensi menghambat infeksi COVID-19 tipe liar serta varian Alpha dan Beta. (ExplorerBob from Pixabay)
Ilustrasi. Uji coba pada hewan menemukan bahwa pemberian bergamottin secara oral ke hamster Suriah dengan dosis 50 mg/kg dan 75 mg/kg mengurangi kadar virus COVID-19 di tulang hidung dan jaringan paru-paru mereka. (iStock by Getty Images)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Studi sebut paparan cahaya buatan di malam hari berpotensi picu depresi
Indonesia
•
23 Jun 2025

COVID-19 – Kandidat vaksin kedua Vietnam masuk uji coba pada manusia
Indonesia
•
22 Jan 2021

China luncurkan studi autisme skala besar terapi transplantasi feses
Indonesia
•
23 Jan 2022

COVID-19 - UEA kembangkan teknologi tes cepat COVID-19 dengan laser
Indonesia
•
21 May 2020
Berita Terbaru

Stasiun Mohe, stasiun penerima data satelit paling utara di China
Indonesia
•
30 Jan 2026

Ilmuwan kembangkan kristal baru, capai terobosan dalam ‘output’ laser ultraviolet vakum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Tim ilmuwan manfaatkan baterai kuantum untuk jadi pemasok daya super bagi komputer kuantum
Indonesia
•
30 Jan 2026

Feature – Ekspedisi China ungkap fenomena bukaan es di Antarktika
Indonesia
•
30 Jan 2026
