
Sekjen PBB serukan percepatan aksi iklim

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres berbicara dalam konferensi pers tentang iklim di kantor pusat PBB di New York City pada 15 Juni 2023. (Xinhua/Xie E)
Bencana perubahan iklim telah tampak di depan mata seluruh dunia, namun “banyak negara yang melenceng jauh dalam memenuhi janji dan komitmen iklim.”
PBB (Xinhua) – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Kamis (15/6) menyerukan percepatan aksi untuk mengatasi bencana perubahan iklim, saat menyuarakan kekhawatirannya atas dunia yang melenceng dan mengalami kemunduran dalam mencapai tujuan iklim."Saya sangat khawatir dengan posisi dunia dalam hal iklim. Banyak negara yang melenceng jauh dalam memenuhi janji dan komitmen iklim," ungkap Guterres dalam sebuah konferensi pers."Agenda iklim sedang dirongrong. Di saat kita seharusnya mempercepat aksi, yang terjadi malah kemunduran," ujarnya.Guterres menekankan bahwa inilah saatnya "untuk bangkit dan melangkah," demi membangun kembali kepercayaan berlandaskan keadilan iklim, serta untuk mempercepat transisi yang adil menuju ekonomi hijau."Membatasi kenaikan suhu global hingga 1,5 derajat Celsius masih memungkinkan. Kita harus memandang ini sebagai momen untuk harapan," katanya.Guterres mengatakan bahwa dirinya telah mengusulkan Pakta Solidaritas Iklim dan juga mengajukan Agenda Akselerasi guna mendorong upaya iklim ekstra.
Foto ini menunjukkan dua orang ibu pulang membawa bantuan pangan di Harores Wereda, Ethiopia tenggara, pada 12 April 2017. Konflik di beberapa bagian Ethiopia mendorong peningkatan pesat dalam hal kerawanan pangan, memperparah dampak <em class="xgg-highlight">kekeringan</em> yang belum pernah terjadi sebelumnya yang memengaruhi wilayah timur dan selatan negara itu. (Xinhua/Michael Tewelde)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Australia terapkan larangan akses media sosial untuk anak berusia di bawah 16 tahun
Indonesia
•
10 Dec 2025

PBB keluarkan peringatan global Hari Kesiapsiagaan Epidemi Internasional
Indonesia
•
28 Dec 2022

COP15 jadi momen krusial bagi umat manusia
Indonesia
•
07 Dec 2022

Terowongan peninggalan Belanda ditemukan di Klaten, Jateng
Indonesia
•
08 Sep 2021


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
