
Batas aman Bumi terancam jebol, suhu global diprediksi tembus 1,5°C

Seorang anak bermain di area pancuran air di Kuwait City, Kuwait, pada 7 Juni 2022. (Xinhua/Asad)
Nairobi, Kenya (Xinhua/Indonesia Window) – Pemanasan global kemungkinan akan melampaui batas 1,5 derajat Celsius yang ditetapkan Perjanjian Paris dalam beberapa tahun ke depan, menurut laporan yang dirilis pada Rabu (2/9) oleh Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNEP).
Bahkan dalam skenario yang paling optimistis, kenaikan suhu akan mencapai puncak 1,8 derajat Celsius di atas tingkat praindustri, menurut laporan tersebut, seraya memperingatkan bahwa cuaca ekstrem yang semakin parah dan hilangnya ekosistem akan mengancam kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur, dan perekonomian.
"Tidak ada hasil yang baik jika kita tetap berada di atas 1,5 derajat Celsius," kata Direktur Eksekutif UNEP Inger Andersen. "Di seluruh dunia, gelombang panas ekstrem sudah menunjukkan bahwa dampak perubahan iklim akan terjadi lebih cepat, melanda lebih dahsyat, dan berlangsung lebih lama, sehingga menelan lebih banyak korban jiwa serta menyebabkan gangguan yang semakin parah."
Namun, laporan tersebut menunjukkan bahwa masih mungkin untuk menurunkan suhu dan mencapai target global Perjanjian Paris melalui jalur "overshoot, peak and decline", yaitu suhu global sempat melampaui batas tertentu, kemudian mencapai puncak, lalu menurun.
Jalur tersebut akan meminimalkan kenaikan suhu puncak melalui pengurangan emisi gas rumah kaca dengan segera dan secara berkelanjutan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Studi baru temukan hubungan trauma masa kecil dengan kematian dan rawat inap COVID-19
Indonesia
•
04 Nov 2023

China umumkan rencana aksi untuk pengembangan infrastruktur daya komputasi
Indonesia
•
10 Oct 2023

Inovasi jadi agenda pada forum iklim internasional di Wina, Austria
Indonesia
•
03 Nov 2023

Spesies burung langka terlihat di danau air asin pedalaman terbesar di China
Indonesia
•
04 Apr 2024


Berita Terbaru

Jika hilang dari Queensland Australia, ikan ini punah selamanya dari bumi
Indonesia
•
03 Sep 2026

PALLAS-1 jadi roket baru China untuk satelit komersial, punya daya dorong hingga 350 ton
Indonesia
•
02 Sep 2026

Mulai media sosial di usia 11 tahun, benarkah terlalu dini? Studi ungkap dampaknya
Indonesia
•
01 Sep 2026

Huawei Pura 90s resmi masuk Indonesia, bawa kamera telefoto 200 MP dan AI canggih
Indonesia
•
29 Aug 2026
