
Indonesia luncurkan penerbangan komersial perdana dengan bahan bakar dicampur minyak sawit

Sebuah pesawat milik maskapai Garuda Indonesia terparkir di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Jakarta pada 15 Juli 2009. (Foto dokumentasi)
Bahan bakar jet alternatif yang dicampur dengan minyak sawit diproduksi oleh perusahaan energi milik negara, PT Pertamina, dengan uji terbang pertama dengan jenis bahan bakar serupa dilakukan dengan penerbangan pesawat pada 2021 lalu.
Jakarta (Xinhua) – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia sukses menerbangkan sebuah pesawat penumpang komersial yang menggunakan bahan bakar pesawat yang dicampur dengan minyak sawit, kata direktur utama perusahaan tersebut.Pesawat Boeing 737-800NG yang membawa lebih dari 100 penumpang lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Provinsi Banten pada Jumat (27/10) menuju Bandar Udara Internasional Adi Soemarmo di Provinsi Jawa Tengah, yang berjarak sekitar 550 km."Ini adalah yang pertama kalinya. Setelah uji coba berhasil, kami menggunakan biofuel untuk penerbangan komersial," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta.Bahan bakar jet alternatif ini diproduksi oleh perusahaan energi milik negara, PT Pertamina. Indonesia melakukan uji terbang pertama dengan jenis bahan bakar serupa pada sebuah pesawat pada 2021 lalu.Direktur Logistik dan Infrastruktur Pertamina Alfian Nasution menambahkan, Pertamina memiliki komitmen untuk mendukung tercapainya target Net Zero Emission (NZE) Indonesia dengan mengembangkan roadmap aset dekarbonisasi dan pembangunan green business, termasuk Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau Bioavtur untuk sektor penerbangan.“Penerbangan khusus ini akan menjadi tonggak sejarah di industri aviasi yang berkelanjutan. Masyarakat juga akan merasakan pengalaman baru, merasakan pemanfaatan energi terbarukan dan berkontribusi secara langsung pada penurunan emisi,” jelas Alfian.Sebagai penghasil minyak sawit terbesar di dunia, Indonesia berupaya untuk memperluas penggunaan biofuel demi mengurangi impor bahan bakar.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Freeport Indonesia hibahkan ambulans untuk Kabupaten Mimika
Indonesia
•
04 Apr 2022

PSKK Aspasaf sosialisasikan kajian RCEP
Indonesia
•
31 Mar 2023

Kajian geologi awali pembangunan ibu kota baru
Indonesia
•
10 Dec 2019

Jokowi, Xi Jinping saksikan penandatanganan sejumlah MoU
Indonesia
•
18 Oct 2023


Berita Terbaru

Indonesia-China jembatani kampus dan industri, talenta muda jadi fokus kerja sama
Indonesia
•
11 Sep 2026

Anwar Ibrahim buka suara soal perusahaan Malaysia yang diduga terlibat pembakaran lahan di Indonesia
Indonesia
•
09 Sep 2026

Fokus Berita - Perkuat tata kelola investasi, Pemerintah integrasikan perizinan TKA
Indonesia
•
10 Sep 2026

Indonesia dukung Inggris larang impor dari permukiman Israel di wilayah Palestina
Indonesia
•
10 Sep 2026
