
Arab Saudi daur ulang kain ihram haji untuk jaga lingkungan

Berbeda dengan pakaian ihram wanita, ihram untuk kaum pria mencakup dua lembar kain putih yang tidak boleh dijahit, serta tanpa kancing, jahitan, atau keliman. Kain untuk bagian atas tubuh, yang disebut ridha, dikenakan untuk menutup bahu, dengan bahu kanan dibiarkan terbuka saat melakukan thawaf (mengelilingi Ka’bah sebanyak tujuh putaran). (Saudi Gazette)
Para petugas Pusat Pengelolaan Sampah Nasional Arab Saudi mengumpulkan kain ihram yang ditinggalkan oleh para jamaah di tenda-tenda atau penginapan mereka di akhir musim haji. (MWAN/Twitter/tangkapan layar)
Setelah mengumpulkan kain ihram, petugas akan memilahnya, mensterilkan, mencuci dan memasukkan ihram ke dalam kantong transparan. Sementara itu, kain ihram yang rusak diperbaiki agar bisa digunakan kembali. (MWAN/Twitter/tangkapan layar)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Tarian Tanoura tampil di Kairo, Mesir
Indonesia
•
26 Feb 2026

Suriah buka dua titik perlintasan untuk penyaluran bantuan gempa
Indonesia
•
14 Feb 2023

Kiprah jurnalis Muslim di era digital (1/3 tulisan)
Indonesia
•
11 Jan 2021

Warga Palestina yang tewas akibat serangan Israel di Gaza tembus 43.000 jiwa
Indonesia
•
30 Oct 2024


Berita Terbaru

Cuaca panas bikin beruang nekat masuk rumah lansia di Jepang, bongkar kulkas demi makanan
Indonesia
•
15 Jul 2026

Kasus siklosporiasis di AS melonjak, lebih dari 5.100 laporan masih menunggu analisis
Indonesia
•
15 Jul 2026

Krisis demografi Jepang memburuk, 477 munisipalitas alami penyusutan penduduk
Indonesia
•
13 Jul 2026

Feature – Ketika kopi tak lagi identik dengan rasa pahit: Jejak tren ‘fruity coffee’ dari China hingga Jakarta
Indonesia
•
13 Jul 2026
