
Alphabet catat pertumbuhan 11 persen dalam laporan pendapatan Q3 2023

CEO Google Sundar Pichai menghadiri konferensi pers gabungan dengan Perdana Menteri Finlandia Antti Rinne (tidak ada dalam foto) di Helsinki, Finlandia, pada 20 September 2019. (Xinhua/Matti Matikainen)
Alphabet Inc., perusahaan induk Google, pada Selasa (24/10) melaporkan jumlah pendapatan kuartal ketiga (Q3) 2023 mencapai 76,69 miliar dolar AS, naik 11 persen dari periode yang sama tahun lalu.
San Francisco, AS (Xinhua) – Alphabet Inc., perusahaan induk Google, pada Selasa (24/10) melaporkan jumlah pendapatan kuartal ketiga (Q3) 2023 mencapai 76,69 miliar dolar AS, naik 11 persen dari periode yang sama tahun lalu.Saat mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal yang berakhir pada 30 September 2023, perusahaan itu mengungkapkan bahwa laba bersihnya tercatat 19,69 miliar dolar AS, dibandingkan dengan 13,91 miliar dolar AS dalam periode yang sama pada 2022. Laba per saham dilusian (diluted earnings per share) perusahaan itu mencapai 1,55 dolar AS dari 1,06 dolar AS yang dilaporkan pada tahun lalu.Dari total pendapatan 76,69 miliar dolar AS yang diraup pada Q3 itu, 67,99 miliar dolar AS di antaranya berasal dari Layanan Google termasuk iklan YouTube, menurut laporan keuangan perusahaan tersebut.Laporan keuangan Q3 itu juga menunjukkan bahwa penjualan Google Cloud tumbuh menjadi 8,41 miliar dolar AS dari 6,87 miliar dolar AS yang dibukukan selama periode yang sama pada 2022."Saya senang dengan hasil keuangan kami dan momentum produk kami pada kuartal ini, dengan inovasi yang didorong AI di seluruh Search, YouTube, Cloud, perangkat Pixel kami, dan lain-lain. Kami terus fokus untuk menjadikan AI lebih bermanfaat bagi semua orang," ujar CEO Alphabet dan Google Sundar Pichai."Kekuatan fundamental bisnis kami kembali terlihat pada Q3, dengan pendapatan senilai 77 miliar dolar AS, naik 11 persen secara tahunan (year on year), yang didorong oleh pertumbuhan signifikan pada Search dan YouTube, serta momentum pada Cloud. Kami terus fokus pada pengalokasian modal yang cermat untuk menghasilkan nilai keuangan yang berkelanjutan," tutur Presiden sekaligus Chief Investment Officer Alphabet Ruth Porat.*1 dolar AS = 15.869 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Ekonomi digital China sentuh angka 7,1 triliun dolar AS pada 2021
Indonesia
•
01 Aug 2022

Airbus mulai kirim pesawat A321neo rakitan China
Indonesia
•
28 Mar 2023

IMF pangkas proyeksi pertumbuhan global 2025 jadi 2,8 persen di tengah kenaikan tarif
Indonesia
•
24 Apr 2025

Surplus neraca perdagangan Indonesia meningkat
Indonesia
•
01 Jul 2025


Berita Terbaru

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026

China targetkan 100.000 kendaraan berbasis sel bahan bakar per 2030
Indonesia
•
17 Mar 2026

Negara-Negara anggota Badan Energi Internasional di Kawasan Asia-Oseania akan "segera" lepas cadangan minyak darurat
Indonesia
•
17 Mar 2026

Jepang mulai lepas cadangan minyak di tengah konflik Timur Tengah
Indonesia
•
17 Mar 2026
