China dan anggota ASEAN bentuk aliansi inovasi iptek untuk durian

Seorang karyawan memeriksa kematangan durian di sebuah basis perkebunan durian di Kota Sanya, Provinsi Hainan, China selatan, pada 20 Juli 2024. (Xinhua/Pu Xiaoxu)
Aliansi Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Durian China-ASEAN bertujuan untuk membangun platform inovasi iptek yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan, serta meningkatkan kerja sama antara China dan ASEAN dalam teknologi penanaman durian, teknologi peningkatan varietas, teknologi pemrosesan mendalam, serta inovasi rantai industri.
Haikou, China (Xinhua/Indonesia Window) – China meningkatkan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta kerja sama internasional di bidang industri durian dengan membentuk aliansi antara Akademi Ilmu Pertanian Hainan (Hainan Academy of Agricultural Sciences/HNAAS) dan asosiasi-asosiasi utama industri durian di negara-negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) pada Sabtu (20/7).Aliansi Inovasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Durian China-ASEAN bertujuan untuk membangun platform inovasi iptek yang terbuka, inklusif, dan saling menguntungkan, serta meningkatkan kerja sama antara China dan ASEAN dalam teknologi penanaman durian, teknologi peningkatan varietas, teknologi pemrosesan mendalam, serta inovasi rantai industri.Liu Zuokai, anggota senior di HNAAS, mengatakan aliansi ini akan membantu China dan negara-negara anggota ASEAN untuk memanfaatkan keunggulan industri regional mereka serta memainkan peran aktif dalam penelitian dan inovasi kolaboratif, produksi dan pemrosesan, pelatihan personel, serta promosi pasar konsumen.Aliansi ini dibentuk dalam Seminar Industri Durian China-ASEAN 2024, yang digelar pada 19 hingga 21 Juli di Sanya, Provinsi Hainan, China selatan.Pada 2019, Hainan melakukan uji coba penanaman bibit durian dalam skala besar, dan pada 2023, Sanya mencatatkan output durian yang mencapai sekitar 50 ton, menandai gelombang pertama durian yang ditanam secara domestik dan dipanen dalam skala besar. Tahun ini, area penanaman durian di Hainan telah berkembang hingga hampir 40.000 mu (sekitar 2.667 hektare) dengan hasil panen diperkirakan mencapai 250 ton.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Peneliti temukan katak kecil bermulut sempit dari Pulau Belitung dan Lampung
Indonesia
•
01 Oct 2021

Makam Kekaisaran Xixia China ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO
Indonesia
•
12 Jul 2025

Konferensi Sirkuit Terpadu Dunia 2022 akan dibuka di China timur
Indonesia
•
11 Nov 2022

Kosmonaut Rusia rampungkan ‘spacewalk’ selama 7 jam
Indonesia
•
05 May 2023
Berita Terbaru

Pola makan vegan dan vegetarian mman bagi pertumbuhan bayi
Indonesia
•
10 Feb 2026

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026
