
Sejumlah pakar sebut 6G akan diluncurkan secara komersial sekitar tahun 2030

Foto ini menunjukkan Zhongguancun International Innovation Center, venue baru untuk Zhongguancun Forum (Forum ZGC), di Beijing, ibu kota China, pada 24 April 2024. Mengusung tema "Inovasi: Membangun Dunia yang Lebih Baik", Forum ZGC tahun ini akan diselenggarakan di Zhongguancun International Innovation Center untuk pertama kalinya di Beijing mulai 25 hingga 29 April. (Xinhua/Chen Zhonghao)
6G memiliki kecepatan lebih tinggi, latensi yang sangat rendah, dan densitas koneksi yang lebih besar, serta dapat mewujudkan integrasi mendalam antara kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), persepsi cerdas, dan teknologi-teknologi lainnya.
Beijing, China (Xinhua) – Pada sekitar tahun 2030, 6G akan tersedia secara komersial di area-area yang kondisi infrastrukturnya terpenuhi, termasuk China, demikian disampaikan oleh sejumlah panelis dalam sebuah forum mengenai inovasi dan pengembangan 6G pada Sabtu (27/4), yang digelar bersamaan dengan Beijing Zhongguancun Forum 2024 yang sedang berlangsung.Sekretaris Jenderal Asosiasi Standar Komunikasi China (China Communications Standards Association) Dai Xiaohui mengatakan bahwa 6G memiliki kecepatan lebih tinggi, latensi yang sangat rendah, dan densitas koneksi yang lebih besar, serta dapat mewujudkan integrasi mendalam antara kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), persepsi cerdas, dan teknologi-teknologi lainnya.Huang Yuhong, manajer umum China Mobile Research Institute, menuturkan bahwa 6G tidak hanya menyediakan layanan komunikasi, tetapi juga layanan lainnya, seperti persepsi dan komputasi, yang dapat memperluas jaringan komunikasi seluler menjadi jaringan informasi seluler.Gao Tongqing, wakil manajer umum China Mobile Communications Group, mengatakan bahwa "6G akan mendorong perubahan gaya hidup, metode produksi, serta inovasi dalam tata kelola sosial.""Beijing memimpin dalam hal membangun platform pengujian publik dan mulai membangun jaringan pengujian 6G terbuka," ujar Wakil Sekretaris Jenderal Pemerintah Kota Beijing Xu Xinchao.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Garis keturunan harimau yang punah dan sangat berbeda teridentifikasi di China
Indonesia
•
08 Aug 2022

COVID-19 – Ilmuwan rancang antibodi ‘2-in-1’ untuk lawan varian virus
Indonesia
•
02 Aug 2022

Danau air tawar terbesar kedua di China akhiri musim kemarau berkepanjangan
Indonesia
•
08 Jun 2023

Ilmuwan China berhasil biakkan bayi tikus subur tanpa pejantan
Indonesia
•
12 Mar 2022


Berita Terbaru

Peneliti Spanyol gunakan ‘drone’ dan AI untuk identifikasi gandum yang tahan terhadap perubahan iklim
Indonesia
•
01 May 2026

Sinar matahari bisa ubah limbah plastik jadi bahan bakar bersih
Indonesia
•
30 Apr 2026

Peneliti buat peta pertama untuk reseptor penciuman di hidung
Indonesia
•
30 Apr 2026

Ada mikroplastik di dalam otak manusia, peneliti ungkap pola distribusinya
Indonesia
•
30 Apr 2026
