
China berinvestasi besar dalam urusan warisan budaya Tibet

Foto yang diabadikan pada 6 Juli 2022 ini menunjukkan sejumlah benda pameran yang dipajang di Museum Tibet di Lhasa, Daerah Otonom Tibet, China barat daya. (Xinhua/Jigme Dorje)
Warisan budaya Tibet yang telah disurvei dan didaftarkan terdiri atas 4.468 situs warisan budaya tak bergerak dari berbagai jenis dan 510.000 warisan budaya bergerak.
Lhasa, Tibet (Xinhua) – China telah berinvestasi secara signifikan dalam urusan warisan budaya di Daerah Otonom Tibet, dengan 2,17 miliar yuan digelontorkan untuk sektor ini selama periode 2016 hingga 2020.Dana tersebut secara khusus membantu mendukung perlindungan warisan budaya daerah, penelitian arkeologis dan sejarah, pengembangan museum berkualitas tinggi, peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang lain yang terkait dengan sektor ini, menurut konferensi karya warisan budaya regional yang digelar pada Senin (9/10).Pada Senin yang sama, Administrasi Warisan Budaya Nasional dan pemerintah Daerah Otonom Tibet menandatangani perjanjian kerja sama untuk memperkuat perlindungan dan pemanfaatan warisan budaya di Tibet.
Umat Buddha dan pengunjung mengamati lukisan Thangka raksasa dalam upacara 'menjemur Buddha' di Biara Drepung di Lhasa, Daerah Otonom Tibet, China barat daya, pada 16 Agustus 2023. Perayaan Festival Shoton Lhasa, atau festival tradisional perjamuan yoghurt, dimulai di Lhasa pada Rabu (16/8). (Xinhua/He Bingjie)
Foto yang diabadikan pada 23 April 2022 ini menunjukkan pemandangan Desa Midui yang terletak di kaki Gletser Midui di wilayah Bomi, Daerah Otonom Tibet, China barat daya. Dengan memanfaatkan sumber daya gletser, Desa Midui berhasil mengembangkan sektor pariwisata yang sukses, dengan 58 rumah tangga aktif terlibat dalam penyediaan layanan menunggang kuda bagi wisatawan.Wilayah Bomi, yang merupakan rumah bagi kelompok gletser terbesar di Dataran Tinggi Qinghai-<em class="xgg-highlight">Tibet</em>, memiliki lebih dari 2.000 gletser. Wilayah itu telah mengadopsi serangkaian langkah ketat guna melindungi gletser dari polusi. (Xinhua/Sun Fei)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ledakan konstruksi global naikkan emisi karbon dunia hingga 10 gigaton
Indonesia
•
11 Nov 2022

Jerman bersiap hadapi level permukaan air sangat rendah akibat perubahan iklim
Indonesia
•
31 Aug 2022

Dubes Iran tegaskan keberadaan ‘Polisi Sosial’ berdasarkan tuntutan masyarakat
Indonesia
•
20 Oct 2022

Universitas Al-Khairiyah, dari Cilegon untuk Provinsi Banten
Indonesia
•
16 Feb 2021


Berita Terbaru

UNESCO tambah 25 Warisan Dunia baru, tiga situs terdampak konflik ditetapkan lewat prosedur darurat
Indonesia
•
29 Jul 2026

Stok darah O di AS tinggal kurang dari sehari, Palang Merah umumkan krisis nasional
Indonesia
•
29 Jul 2026

Kali pertama dalam 42 tahun, populasi warga negara Jepang turun di bawah 120 juta
Indonesia
•
29 Jul 2026

Feature – Dari Sungai Cisadane, tradisi perahu naga terus mengayuh lintas generasi
Indonesia
•
27 Jul 2026
