
Disney PHK 7.000 karyawan dalam rencana penghematan biaya

Orang-orang mengunjungi Disneyland Resort di Anaheim, California, Amerika Serikat, pada 26 Januari 2023. (Xinhua/Zeng Hui)
Walt Disney Company mengumumkan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 7.000 karyawannya secara global, yang mewakili sekitar 3,2 persen dari 220.000 karyawan Disney di seluruh dunia.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Raksasa hiburan Amerika Serikat (AS), Walt Disney Company, mengumumkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 7.000 karyawannya secara global.Angka PHK tersebut mewakili sekitar 3,2 persen dari 220.000 karyawan Disney di seluruh dunia.Perusahaan itu menargetkan penghematan biaya sebesar 5,5 miliar dolar AS, termasuk penghematan konten sebesar 3 miliar dolar AS, ungkap CEO Disney Bob Iger pada Rabu (8/2) dalam earnings call pertamanya sejak kembali ke perusahaan tersebut.Iger mengungkapkan bahwa reorganisasi akan menghasilkan pendekatan yang lebih hemat biaya, terkoordinasi, dan efisien bagi operasi perusahaan.Perusahaan berjuluk ‘The Mouse House’ itu menjadi yang terbaru dalam daftar perusahaan besar AS yang telah mengumumkan PHK massal dalam beberapa bulan terakhir.Disney pada Rabu melaporkan pendapatan 23,51 miliar dolar AS untuk kuartal pertama tahun fiskal 2023, naik 8 persen secara tahunan (year on year/yoy).Laba per saham (earnings per share/EPS) dilusian dari operasional yang berlanjut untuk kuartal tersebut meningkat menjadi 0,7 dolar AS dari 0,63 dolar AS pada kuartal tahun sebelumnya. Tidak termasuk komponen-komponen tertentu, EPS dilusian untuk kuartal tersebut turun menjadi 0,99 dolar AS dari 1,06 dolar AS pada kuartal tahun sebelumnya.Disney melaporkan 161,8 juta pelanggan berbayar Disney+ di seluruh dunia, turun 2,4 juta pelanggan selama kuartal pertama. Ini menjadi penurunan pertama jumlah pelanggan Disney+ sejak peluncuran layanan streaming unggulan perusahaan itu pada 2019.*1 dolar AS = 15.130 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

BI: Indeks keyakinan konsumen lebih baik di bulan November
Indonesia
•
08 Dec 2020

Thailand luncurkan skema stimulus tunai untuk bangkitkan ekonomi
Indonesia
•
29 Sep 2024

Perusahaan kemasan plastik terbesar di ASPAS asal Malaysia berinvestasi awal 7 juta USD di Batang
Indonesia
•
26 Jul 2025

ADB setujui pinjaman senilai 300 juta dolar AS untuk Bangladesh
Indonesia
•
14 Jul 2023


Berita Terbaru

China bisa jadi penopang prospek ekonomi Indonesia di tengah risiko perlambatan
Indonesia
•
11 May 2026

Bank Sentral Malaysia dan Indonesia teken MoU untuk perdalam kerja sama
Indonesia
•
11 May 2026

Sertifikat asal dari bea cukai China timur laut fasilitasi produk China masuki pasar Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026
