
Pakistan catat kasus polio ke-50 pada 2024

Seorang tenaga kesehatan memberikan vaksin polio tetes kepada seorang anak dalam kampanye antipolio nasional khusus di kota pelabuhan Karachi, Pakistan selatan, pada 9 September 2024. (Xinhua)
Virus polio liar (wild poliovirus/WPV) tipe 1 terdeteksi pada seorang bayi perempuan berusia 20 bulan di Distrik Tank di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), Pakistan barat laut.
Islamabad, Pakistan (Xinhua/Indonesia Window) – Di saat Pakistan terus berjuang memerangi penyakit yang melumpuhkan, negara itu melaporkan tambahan satu kasus polio, mendorong total kasus menjadi 50 pada 2024, demikian disampaikan pejabat Kementerian Layanan, Regulasi, dan Koordinasi Kesehatan Nasional Pakistan pada Selasa (19/11).Kasus baru tersebut dilaporkan dari Distrik Tank di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa (KP), Pakistan barat laut, dan dikonfirmasi bahwa virus polio liar (wild poliovirus/WPV) tipe 1 terdeteksi pada seorang bayi perempuan berusia 20 bulan, menurut pejabat Laboratorium Referensi Regional untuk Pemberantasan Polio di Institut Kesehatan Nasional (National Institute of Health/NIH) di bawah Kementerian Layanan, Regulasi, dan Koordinasi Kesehatan Nasional Pakistan.Ini merupakan kasus polio kedua dari Distrik Tank, kata pejabat NIH, seraya menambahkan bahwa 24 kasus dilaporkan dari Provinsi Balochistan di Pakistan barat daya, 13 kasus dari Provinsi Sindh di Pakistan selatan, 11 kasus dari KP, dan masing-masing satu kasus dari Provinsi Punjab di Pakistan timur dan ibu kota federal Islamabad.Mendesak para orang tua dan wali untuk melindungi anak-anak mereka dari penyakit ini, kementerian itu mengatakan bahwa karena tidak obat untuk polio, hanya beberapa dosis vaksin polio yang dapat memberikan perlindungan kepada anak-anak dari dampak buruk penyakit ini."Program polio ini membawa vaksin ke rumah warga beberapa kali dalam setahun. Mengingat penyebaran virus ini, penting sekali bagi orang tua untuk memastikan anak-anak mereka divaksinasi dalam seluruh program polio dan mengulang vaksinasi rutin mereka," kata para pejabat NIH.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Forum Pengungsi Global 2023 dibuka di Jenewa
Indonesia
•
14 Dec 2023

Penyandang disabilitas Amerika hadapi diskriminasi dalam perawatan kesehatan
Indonesia
•
09 Oct 2022

Fokus Berita – 25.000 warga sipil tewas dalam konflik Gaza di tengah meningkatnya kebutuhan kemanusiaan
Indonesia
•
23 Jan 2024

Feature – Usia bukan penghalang di Olimpiade Paris 2024
Indonesia
•
26 Jul 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
