
Feature - Hortikultura gantikan budi daya opium di Afghanistan

Petani Afghanistan menanam tanaman legal di lahan yang sebelumnya digunakan untuk budi daya bunga poppy opium di Provinsi Wardak, Afghanistan, pada 23 Juni 2025. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Upaya untuk memberantas opium di Afghanistan dilakukan dengan menyediakan benih dan sumber daya alternatif bagi para petani.
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) - Noor Agha, seorang petani lokal yang telah bertani selama lebih dari satu dekade di Afghanistan bagian timur dan selatan, kini bekerja di antara pohon apel dan ceri dengan sekop di tangan dan senyuman di wajahnya."Dulu, orang-orang menanam opium, yang merupakan bencana dan tidak menguntungkan siapa pun," kata Agha kepada Xinhua. "Kini kami menanam bibit, gandum, dan kentang.""Ketika pohon apel berbuah, pendapatannya ideal," katanya.Sentimennya mencerminkan pergeseran yang lebih luas di seluruh negeri, di mana pemerintah sementara Afghanistan telah mengintensifkan kampanyenya melawan penanaman tanaman narkotika."Ketika kami menanam opium, itu merugikan semua orang; keluarga, kerabat, dan negara. Orang-orang menjadi kecanduan, dan proses pemulihannya sulit," tutur Agha.
Petani Afghanistan menanam tanaman legal di lahan yang sebelumnya digunakan untuk budi daya bunga poppy opium di Provinsi Wardak, Afghanistan, pada 23 Juni 2025. (Xinhua/Saifurahman Safi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Minyak di Asia naik, OPEC+ diperkirakan hentikan penambahan pasokan
Indonesia
•
02 Dec 2021

Fokus Berita – Dari bensin hingga bahan makanan, kenaikan harga bebani konsumen AS
Indonesia
•
21 May 2026

Permintaan cip tetap kuat di tengah ketegangan geopolitik
Indonesia
•
07 May 2026

Shenzhen jadi pintu masuk utama bagi buah-buahan Asia Tenggara ke pasar China
Indonesia
•
21 Nov 2022


Berita Terbaru

90 persen wilayah Maluku adalah laut, Indonesia-China perkuat ekonomi biru di Tual
Indonesia
•
25 Sep 2026

Pertumbuhan Asia-Pasifik turun jadi 5 persen, ADB soroti konflik dan el niño
Indonesia
•
24 Sep 2026

Ekonomi global diprediksi tumbuh 2,9 persen, OECD peringatkan inflasi dan krisis energi
Indonesia
•
24 Sep 2026

Direktur IMF sebut ekonomi dunia hadapi berbagai risiko meski tunjukkan ketahanan
Indonesia
•
22 Sep 2026
