
Apple rilis hasil keuangan kuartal kedua tahun fiskal 2023

Orang-orang menghadiri acara pidato utama dalam Apple Worldwide Developers Conference (WWDC22) 2022 di Apple Park di Cupertino, California, Amerika Serikat, pada 6 Juni 2022. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Pendapatan Apple untuk kuartal kedua tahun fiskal 2023 yang berakhir pada 1 April tercatat sebesar 94,84 miliar dolar AS, turun 3 persen secara tahunan (year on year/yoy).
San Francisco, AS (Xinhua) – Apple pada Kamis (4/5) mengumumkan hasil keuangan untuk kuartal kedua tahun fiskal 2023 yang berakhir pada 1 April, dengan pendapatan kuartalan sebesar 94,84 miliar dolar AS, turun 3 persen secara tahunan (year on year/yoy).Perusahaan tersebut membukukan laba kuartalan per saham terdilusi sebesar 1,52 dolar AS, tidak berubah secara tahunan.Laba bersih untuk kuartal tersebut turun menjadi 24,16 miliar dolar AS dari 25,01 miliar dolar AS setahun lalu.Penjualan jasa perusahaan mencapai 20,91 miliar dolar AS dari 19,82 miliar dolar AS (yoy).Penjualan ponsel iPhone naik menjadi 51,33 miliar dolar AS dari 50,57 miliar dolar AS setahun lalu.Penjualan produk Wearables, Home and Accessories turun tipis menjadi 8,76 miliar dolar AS dari 8,81 miliar dolar AS setahun lalu.Penjualan bersih Apple di wilayah China Raya turun menjadi 17,81 miliar dolar AS dari 18,34 miliar dolar AS setahun lalu, menurut laporan keuangan Apple."Kami dengan antusias melaporkan rekor sepanjang masa dalam Jasa dan rekor kuartal Maret untuk iPhone meskipun situasi ekonomi makro yang menantang, dan basis perangkat aktif terpasang kami mencapai titik tertinggi sepanjang masa," kata CEO Apple Tim Cook."Kami terus berinvestasi untuk jangka panjang dan memimpin dengan nilai-nilai kami, termasuk membuat kemajuan besar dalam membangun produk dan rantai pasokan netral karbon pada 2030 mendatang," imbuhnya."Kinerja bisnis tahunan kami meningkat dibandingkan dengan kuartal Desember, dan kami menghasilkan arus kas operasional yang kuat sebesar 28,6 miliar dolar AS sembari membagikan lebih dari 23 miliar dolar AS kepada pemegang saham selama kuartal tersebut," kata Luca Maestri, CFO Apple.Dewan direksi Apple telah mengumumkan dividen tunai sebesar 0,24 dolar AS per lembar saham biasa perusahaan, naik sebesar 4 persen. Dividen akan dibayarkan pada 18 Mei 2023 kepada pemegang saham yang tercatat pada penutupan perdagangan pada 15 Mei 2022.Dewan direksi juga telah mengesahkan tambahan 90 miliar dolar AS untuk pembelian kembali saham.*1 dolar AS = 14.632 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pendapatan Boeing naik pada kuartal keempat
Indonesia
•
26 Jan 2023

Biaya usaha naik, perusahaan Singapura justru lirik Indonesia untuk perluas bisnis
Indonesia
•
07 Aug 2026

Perusahaan di Bursa Efek Beijing galang dana 16 miliar yuan lebih pada 2022
Indonesia
•
27 Jan 2023

Bangladesh cabut bea untuk gula impor guna stabilkan harga di pasar lokal
Indonesia
•
28 Feb 2023


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
