
UNICEF peringatkan pendidikan Afghanistan di ambang kehancuran

Foto yang diabadikan pada 12 Februari 2025 ini menunjukkan anak-anak perempuan mengikuti kelas di sebuah sekolah pinggir jalan dekat Kota Jalalabad di Provinsi Nangarhar, Afghanistan timur. (Xinhua/Li Ang)
Pendidikan di Afghanistan telah mencapai titik kritis, dengan lebih dari 90 persen anak berusia 10 tahun tidak mampu membaca teks sederhana.
Kabul, Afghanistan (Xinhua/Indonesia Window) – Pendidikan di Afghanistan telah mencapai titik kritis, dengan lebih dari 90 persen anak berusia 10 tahun tidak mampu membaca teks sederhana, demikian menurut sebuah laporan yang dirilis oleh Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) pada Selasa (27/1).
Laporan itu menggambarkan situasi ini sebagai krisis "bersekolah tanpa pembelajaran," seraya menekankan bahwa investasi berkelanjutan dalam pendidikan anak usia dini, serta literasi dan numerasi dasar, sangat penting untuk memastikan hasil pembelajaran bagi setiap anak.
Meski kesenjangan pembelajaran tergolong mengkhawatirkan, jutaan siswa secara resmi terdaftar dalam sistem pendidikan negara tersebut. Total 12 juta siswa terdaftar dalam sistem sekolah nasional, di mana mereka mempelajari ilmu pengetahuan modern. Sementara itu, lebih dari 2,8 juta siswa menempuh pendidikan agama, kata juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid baru-baru ini.
Di sisi lain, jutaan anak Afghanistan lainnya masih tidak bersekolah akibat kemiskinan, pengungsian internal, dan keterbatasan akses terhadap fasilitas pendidikan, terutama di daerah-daerah terpencil dan wilayah yang terdampak konflik, menimbulkan kekhawatiran akan dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia negara tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Literatur daring hadirkan lensa baru bagi pertukaran budaya di seluruh dunia
Indonesia
•
15 Mar 2023

Gaun China kuno ‘seringan asap’ dipamerkan bersama mahakarya Italia
Indonesia
•
18 Jun 2024

Feature – Hujan dan musim dingin perparah penderitaan pengungsi Palestina di Gaza
Indonesia
•
29 Nov 2024

RD Kongo gelar vaksinasi mpox tahap kedua
Indonesia
•
29 Oct 2024


Berita Terbaru

Surat dari Timur Tengah: Tanah Air dirampas, Tatreez menjaga ingatan Palestina tetap hidup
Indonesia
•
08 Sep 2026

2.500 lebih personel penyelamat dikerahkan ke pelabuhan Gyirong yang dilanda tanah longsor di Xizang China
Indonesia
•
07 Sep 2026

China perkuat respons bencana Nepal dengan data satelit dan bantuan kemanusiaan
Indonesia
•
06 Sep 2026

Dari pertukaran berita hingga jurnalis, Forum Shenzhen dorong kolaborasi media
Indonesia
•
06 Sep 2026
