
Uber didenda Belanda 17,1 triliun rupiah karena sistem otomatis blokir akun pengemudi

Ilustrasi. (Paul Hanaoka on Unsplash)
Den Haag, Belanda (Xinhua/Indonesia Window) – Lembaga pengawas privasi Belanda pada Jumat (21/8) menyatakan telah menjatuhkan denda sebesar 825 juta euro kepada Uber karena menggunakan sistem otomatis untuk menonaktifkan akun pengemudi tanpa memberikan informasi yang memadai atau menyediakan peninjauan yang layak oleh manusia.
*1 euro = 20.788 rupiah
Otoritas Perlindungan Data Belanda (AP) menyatakan perusahaan penyedia layanan transportasi daring asal Amerika Serikat (AS) itu telah melanggar Peraturan Perlindungan Data Umum (General Data Protection Regulation/GDPR) Uni Eropa, yang membatasi pengambilan keputusan yang dilakukan semata-mata melalui pemrosesan otomatis apabila keputusan tersebut berdampak signifikan terhadap individu.
Menurut AP, akun pengemudi Uber yang diduga melakukan kecurangan atau menerima penilaian pelanggan yang dianggap terlalu rendah dapat ditangguhkan secara otomatis, sementara penilaian rendah terus-menerus dapat berujung pada penonaktifan permanen.
"Uber melakukan pelanggaran serius. Akun pengemudi dinonaktifkan tanpa adanya peringatan lebih dahulu," ujar Wakil Ketua AP Monique Verdier. "Komputer tidak seharusnya mengambil keputusan sendiri yang berdampak besar bagi Anda. Keputusan-keputusan tersebut seharusnya ditinjau terlebih dahulu oleh manusia," imbuhnya.
Penyelidikan ini dilakukan menyusul keluhan dari 171 pengemudi asal Prancis dan meneliti praktik Uber antara 2018 dan 2022. Otoritas pengawas Belanda turun tangan menangani kasus ini karena kantor pusat Uber untuk wilayah Eropa berada di Belanda.
Sanksi tersebut merupakan denda keempat yang dijatuhkan oleh AP terhadap Uber. Sementara itu, Uber menyatakan akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Feature – Idul Adha di Jalur Gaza dirayakan tanpa ibadah penyembelihan hewan kurban
Indonesia
•
26 May 2026

Haji1441 - Saudi seleksi jamaah haji dengan sistem transparan dan ketat
Indonesia
•
25 Jul 2020

Unjuk rasa digelar di Denmark, protes kunjungan Wapres AS ke Greenland
Indonesia
•
30 Mar 2025

Analisis – Akankah aliansi oposisi baru Israel ‘Together’ patahkan dominasi Netanyahu dalam politik Israel?
Indonesia
•
30 Apr 2026


Berita Terbaru

Memaknai visi Xi Jinping tentang tata kelola global melalui metafora
Indonesia
•
25 Oct 2026

Sekitar 410.000 orang ikuti gelombang baru aksi unjuk rasa di Prancis
Indonesia
•
25 Oct 2026

Biaya hidup naik, belanja senjata disorot: Protes meluas di Italia
Indonesia
•
25 Oct 2026

Ribuan orang demo di Portugal, tuntut pemerintah atasi krisis perumahan
Indonesia
•
25 Oct 2026
