
China rilis dokumen tentang visi dan aksi Sabuk dan Jalur Sutra satu dekade mendatang

Foto dari udara yang diabadikan pada 30 September 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta electrical multiple unit (EMU) Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melaju di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Tujuan kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra, yaitu membangun jaringan konektivitas yang lebih lancar dan efisien, menjamin peningkatan kerja sama komprehensif dan praktis ke level yang lebih tinggi, meningkatkan rasa keuntungan dan kepuasan masyarakat di semua negara yang berpartisipasi, membangun sistem baru untuk mendukung ekonomi terbuka China pada tahap yang lebih maju, dan mempopulerkan visi komunitas global untuk masa depan bersama.
Beijing, China (Xinhua) – China pada Jumat (24/11) merilis sebuah dokumen bertajuk ‘Visi dan Aksi untuk Kerja Sama Sabuk dan Jalur Sutra Berkualitas Tinggi: Prospek yang Lebih Cerah untuk Satu Dekade Mendatang’ (Vision and Actions for High-Quality Belt and Road Cooperation: Brighter Prospects for the Next Decade).Dokumen tersebut disusun oleh Kantor Kelompok Utama untuk Mempromosikan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra (Office of the Leading Group for Promoting the Belt and Road Initiative).Dalam sepuluh tahun mendatang, semua pihak akan didorong untuk berusaha mencapai kerja sama yang setara dan saling menguntungkan, serta memajukan kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra ke tahapan baru yang ditandai dengan pembangunan berkualitas tinggi, demikian urai dokumen tersebut.Lebih lanjut, dokumen tersebut menetapkan lima tujuan untuk kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra, yaitu membangun jaringan konektivitas yang lebih lancar dan efisien, menjamin peningkatan kerja sama komprehensif dan praktis ke level yang lebih tinggi, meningkatkan rasa keuntungan dan kepuasan masyarakat di semua negara yang berpartisipasi, membangun sistem baru untuk mendukung ekonomi terbuka China pada tahap yang lebih maju, dan mempopulerkan visi komunitas global untuk masa depan bersama.
Foto dari udara yang diabadikan pada 1 September 2023 ini menunjukkan para penumpang China dan Nepal berjalan melintasi Jembatan Persahabatan China-Nepal di pelabuhan Zham di Xigaze, Daerah Otonom Xizang, China barat daya. (Xinhua/Nie Yi)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

China tolak kontrol ekspor Jepang terhadap peralatan manufaktur semikonduktor
Indonesia
•
24 May 2023

Inspeksi sistem pembuangan air terkontaminasi nuklir PLTN Fukushima rampung
Indonesia
•
05 Jul 2023

Rusia: Tatanan dunia yang berpusat di Amerika Serikat mulai runtuh
Indonesia
•
18 Jun 2022

Pemblokiran surel jaksa ICC oleh Microsoft buat Belanda khawatirkan ketergantungan pada teknologi AS
Indonesia
•
23 May 2025


Berita Terbaru

Xi undang 100.000 pemuda AS ke China dalam 5 tahun, panda juga segera tiba di Atlanta
Indonesia
•
25 Sep 2026

Puluhan delegasi pilih ‘walk out’ saat Netanyahu pidato di Sidang Majelis Umum PBB
Indonesia
•
25 Sep 2026

Telaah – Dari persaingan ke kerja sama, Xi dorong China-AS temukan cara hidup berdampingan
Indonesia
•
26 Sep 2026

Jumlah pengungsi Yaman tembus 129.438 orang, ribuan menyeberang ke Djibouti
Indonesia
•
23 Sep 2026
