Tajuk Xinhua: China dan Asia Tengah sambut KTT bersejarah pererat hubungan (Bagian 1 dari 2)

Foto yang diabadikan pada 16 Mei 2023 ini menunjukkan sebuah instalasi bertema Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) China-Asia Tengah di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut. KTT China-Asia Tengah akan berlangsung di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi, China, pada 18-19 Mei. (Xinhua/Li Jing)
Presiden China Xi Jinping akan memimpin KTT China-Asia Tengah, KTT tatap muka pertama antara kepala negara China dan negara-negara Asia Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Mei di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut.
Xi'an, China (Xinhua) – Menjelang pembukaan konferensi tingkat tinggi (KTT) yang akan menjadi tonggak sejarah, China dan lima negara Asia Tengah bersiap untuk membangun komunitas yang lebih erat dengan masa depan bersama serta menyampaikan pesan solidaritas, perdamaian, dan pembangunan di tengah dunia yang bergejolak.Presiden China Xi Jinping akan memimpin KTT China-Asia Tengah, KTT tatap muka pertama antara kepala negara China dan negara-negara Asia Tengah, yang dijadwalkan berlangsung pada 18-19 Mei di Xi'an, Provinsi Shaanxi, China barat laut. Para pemimpin tersebut diharapkan menyusun cetak biru baru bagi kerja sama China-Asia Tengah.KTT ini dipandang sebagai tonggak terbaru dalam interaksi tingkat tinggi yang dinamis, kerja sama ekonomi, dan pertukaran antarmasyarakat antara China dan negara-negara Asia Tengah.Kepercayaan politik timbal balik
Pada 2013, Xi berkunjung ke Asia Tengah untuk pertama kalinya sebagai kepala negara China, melakukan lawatan ke Turkmenistan, Kazakhstan, Uzbekistan, dan Kirgizstan."China dan negara-negara Asia Tengah adalah negara bertetangga yang bersahabat yang dihubungkan oleh pegunungan dan sungai yang sama. China sangat menghargai persahabatan dan kerja samanya dengan negara-negara ini dan menjadikan mereka prioritas kebijakan luar negeri," kata Xi dalam lawatan itu.Hubungan China dengan negara-negara Asia Tengah meningkat selama kunjungan tersebut. Tahun berikutnya, Xi melakukan kunjungan kenegaraan ke Tajikistan, dan dalam kesempatan itu sebuah konsensus penting tercapai untuk memperdalam hubungan bilateral.
Foto dari udara yang diabadikan pada 27 Oktober 2020 ini menunjukkan lokasi pembangunan tahap kedua jalan raya utara-selatan di Kirgizstan. (Xinhua/China Road & Bridge Corporation)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Drama berlanjut, DPR AS gagal pilih ketua baru
Indonesia
•
06 Jan 2023

Kanselir Jerman Olaf Scholz siap maju untuk masa jabatan kedua
Indonesia
•
27 Jul 2024

China menentang keras pengerahan rudal balistik jangka menengah AS di Asia-Pasifik
Indonesia
•
19 Apr 2024

Penjualan senjata AS ke luar negeri naik signifikan pada tahun fiskal 2022
Indonesia
•
28 Jan 2023
Berita Terbaru

Pejabat Palestina sebut Trump berupaya jadikan "Dewan Perdamaian" alternatif PBB
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel perdalam kendali atas Tepi Barat dengan perluas permukiman ilegal
Indonesia
•
09 Feb 2026

Israel langgar terus gencatan senjata di Gaza, Mesir desak pasukan internasional pantau
Indonesia
•
09 Feb 2026

Pemilu Jepang kacau! Pengacara gugat hasil perhitungan suara
Indonesia
•
09 Feb 2026
